Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (3)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
  • print Cetak

URGENSI PELAKSANAAN KONGRES KEBUDAYAAN MANDAILING

Dengan pemahaman yang baik terhadap pokok-pokok pikiran yang diuraikan di atas, serta didorong pula oleh semangat dan harapan besar untuk dapat mengangkat harkat dan martabat kita orang Mandailing secara bersama-sama sebagaimana petuah leluhur kita: sahata saoloan boti salumpat saindege, sehingga akhirnya diyakini dapat mendorong dan memotivasi kita semua, khusunya Tim Revitalisasi Kebudayaan Mandailing untuk segera menyelenggarakan “Kongres Kebudayaan Mandailing” dengan tema utama yaitu “Revitalisasi Kebudayaan Mandailing”.

Penyelengaraan Kongres Kebudayaan Mandailing dimaksud adalah suatu kegiatan yang dipandang urgen untuk sesegera mungkin dilaksanakan mengingat banyaknya bagian-bagian esensial dan substantif dari unsur-unsur kebudayaan tradisional Mandailing yang sudah hampir punah, bahkan sudah ada yang punah sama sekali. Adapun tujuan dari pelaksanaan kongres tersebut antara lain untuk:

Pertama, menggugah kesadaran warga masyarakat Mandailing akan kegunaan dan faedah dari nilai-nilai budaya tradisionalnya sendiri.

Kedua, merevitalisasi dan kemudian berupaya melestarikan nilai-nilai budaya tradisional (seperti yang terdapat dalam Hata Mandailing, Surat Tulak-tulak, dan Dalian Na Tolu, dan sebagainya) yang positif dan bermanfaat bagi kehidupan sosial-budaya masyarakat Mandailing pada saat sekarang dan masa mendatang.

Ketiga, memberikan peluang dan kesempatan seluas-luasnya bagi pemuda-pemudi Mandailing untuk lebih mengenal dan mendalami berbagai aspek penting dan esensial dari kebudayaan tradisionalnya sebagai warisan leluhur mereka.

Keempat, memanfaatkan budaya tradisional Mandailing guna memberdayakan warga masyarakat sehingga berpotensi untuk dapat memotivasi dan sekaligus ikut serta berperan aktif dalam upaya pelestarian kekeanekaragaman kebudayaan tradisional Mandailing sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan Indonesia.

PENUTUP

Akhir kata, Tim Revitalisasi Kebudayaan Mandailing yang beranggotakan penggiat kebudayaan aktivis mahasiswa-mahasiswi dan pemuda-pemudi (naposo nauli bulung) dengan bimbingan dan arahan pemuka dan tokoh (hatobangon) masyarakat Mandailing ini sepenuhnya menyadari bahwa Kongres Kebudayaan Mandailing tersebut tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan nyata dari seluruh komponen masyarakat Mandailing, baik yang berada di kampung halaman maupun perantauan. Untuk itu Tim Revitalisasi Kebudayaan Mandailing sangat mengharapkan uluran tangan dan partisipasi aktif semua pihak baik moril maupun materil. ***

***Notulen ini disusun Tim Revitalisasi Kebudayaan Mandailing, Jakarta, 18 Juni 2013. Dikutip dari blog Gondang Mandailing milik Edi Nasution)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi V DPR RI mempertanyakan kenapa pramugari Garuda tua-tua dibandingkan dengan maskapai-maskapai penerbangan lainnya. Menjawab pertanyaan tersebut Direktur Utama, PT Garuda, Emirsyah Safar, menjelaskan bahwa memang hal tersebut merupakan aturan dari bagian kepagawaian Garuda. “Untuk Pramugari, berdasarkan aturan dari kepegawaiaan, ini prinsipnya sampai 56 tahun, tetapi kita tetap merekrut yang baru-baru dan saat […]

  • Kades Pun Jadilah

    Kades Pun Jadilah

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Masa sekolah Rasyid di SMA akan berakhir sebentar lagi. Enam bulan lagi ia akan menghadapi ujian akhir sekolah, yang kemudian melanjutkan perkuliahan ke perguruan tinggi favoritnya. Rasanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi ternama dan termahal pun tidak menjadi masalah baginya dari sisi dana, karena ayah Rasyid adalah pengusaha sukses. Orang mengenal […]

  • Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga segmen kebudayaan Mandailing dibahas pemerintah daerah bekerjasama dengan dua organisasi kebudayaan serta akademisi. Acara yang bertajuk Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (14/9/2019). Pesertanya terdiri dari Lembaga Adat Budaya Mandailing Natal; Forum […]

  • Hutagodang Muda dan Hutabargot Lombang Raih Predikat Desa Cantik Terbaik se- Sumut

    Hutagodang Muda dan Hutabargot Lombang Raih Predikat Desa Cantik Terbaik se- Sumut

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Dua desa di Mandailing Natal (Madina) meraih predikat Desa Cantik Terbaik 1 se-Sumatera Utara tahun 2024. Desa Cantik singkatan dari Desa Cinta Statistik. Program yang dimotori Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional. Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu memperoleh predikat Desa Cantik Utama Terbaik 1 se-Sumatera. Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot […]

  • Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KABANJAHE, – Debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Sinabung terus menebal dan semakin hitam. Sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (16/9), debu vulkanik mulai terasa bertebaran di udara hingga di Desa Tiga Pancur, tempat Tribun melakukan pantauan. Padahal sehari sebelumnya, ketika pertama kali erupso terjadi, debu tersebut tidak menjangkau Desa Tiga Pancur. Pengamanan di posko […]

expand_less