Home / Seputar Madina / Pangadaan Pakaian Olah Raga di Sekratariat DPRD Madina Belum Rampung

Pangadaan Pakaian Olah Raga di Sekratariat DPRD Madina Belum Rampung

Sejumlah staf pada Kantor DPRD Kabupaten Mandailing Natal mengeluhkan pengadaan pakaian olah raga yang sebagian tidak mendapat alias belum rampung sehingga menyampaikan persoalan ini kepada Portibi DNP untuk diberitakan agar hal yang sama tidak terulang kembali. Informasi diterima Portibi DNP dari sejumlah staf mengatakan bahwa pengadaan pakaian olah raga dananya dicairkan pada triwulan kedua namun hingga saat ini sebagian staf tidak diberikan dengan alasan yang tidak jelas sehingga mereka merasa adanya permainan antara PPTK pengadaan pakaian dengan oknum Sekwan.
Pengadaan pakaian olah raga tersebut hingga kini yang mendapat jatah pakaian tersebut masih kurang yakni baju untuk pakaian olah raga tersebut belum diberikan. Hanya jaket, sepatu dan traning saja yang diserahkan dan itupun hanya kepada sebagian orang saja dan sekira lima belas orang lagi belum menerima pakaian tersebut sementara anggaran tahun 2011 telah berakhir dan dikemanakan PPTK sebenarnya anggaran untuk pakaian tersebut. “Kami memang pernah mempertanyakanya pada PPTK pengadaan pakaian tersebut yang juga Kasubbag Perawatan, namun Kasubbag Perawatan hanya mengatakan bahwa dananya sebagaian telah terpakai tunggu sajalah nantinya akan saya upayakan untuk pakian olah raga tersebut dan melengkapi kekurangan,” kata para staf menirukan ucapakan Kasubbag Perawatan.
Kasubbag Perawatan yang dihubungi via telepon Selasa (3/1) mengakui bahwa hingga saat ini masih terjadi kekurangan untuk pakaian olah raga kepada staf di DPRD Kabupaten Madina. Dan ketika dipertanyakan apakah menyalahi aturan karena telah berakhirnya tahun anggaran 2011, dijelaskanya, memang ini merupakan kesalahan karena keterlambatan dalam melaksanakan pengadaan pakaian olah raga itu dan hari ini kekurangan pakaian olah raga tersebut akan dijemput. “Memang betul masih ada yang belum menerima pakaian olah raga tersebut, ini terjadi akibat dari kesalahan mengenai ukuran karna ukuranya berbeda-beda sehingga hanya sebagian staf saja yang mendapat pakaian tersebut dan sebagian lagi tinggal menunggu waktu,” kata Kasubbag Perawatan via telepon.
Seketaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mandailing Natal, Zulkarnain Siregar SH yang dihubungi via telepon mengatakan bahwa persoalan pakaian tersebut yang membidanginya adalah Kasubbag Perawatan, Pak Salam. “Coba tanya Pak Salam,” kata Sekwan. “Karena saya tidak menguasai persoalan tersebut dan saya sendiri pun belum mendapat pakaian tersebut. Coba tanyakan saja Pak Salam karena dia yang menjadi PPTK pengadaan pakaian olah raga.”nPD04(portibi)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar