Home / Seputar Madina / Pelamar Padati Hotel di Madina

Pelamar Padati Hotel di Madina


Penginapan dan hotel di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Selasa sore (14/12), mulai dipadati pelamar CPNS yang datang dari luar Madina untuk mengikuti ujian CPNS, Rabu (15/12). Ujian ini juga membawa hikmah tersendiri bagi pelamar asal Madina yang berdomisili di daerah luar untuk pulang kampung.

Pantauan METRO di sejumlah hotel di Panyabungan, Selasa (14/12), beberapa hotel terlihat dipadati oleh pelamar yang akan mengikuti test CPNS di Madina. Hal itu juga disampaikan oleh pengusaha Hotel Madina Sejahtera di Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, H Aswin Lubis melalui staf resepsionis, Sofian Lubis kepada METRO, Selasa (14/12),

Sofian mengatakan, hingga Selasa sore, jumlah kamar yang dibooking sejak pagi harinya mencapai 70 unit kamar kelas ekonomi ekstra bed. Di mana dalam satu kamar ada yang ditempati empat hingga lima orang untuk dua hari.

“Tamu yang memesan kamar di sini sudah mencapai 70 kamar dengan ukuran ekstra tempat tidur yang bisa memuat empat orang. Tamu ini kebanyakan berdomisili di Medan dan kabupaten lain dan mengaku kalau mereka datang untuk mengikuti test CPNS di Madina,” ujar Sofian.

Pelamar bukan hanya memadati hotel saja. Namun sejumlah kantor atau sekretariat organisasi yang juga terlihat banyak disinggahi oleh pelamar dari luar Madina.

Abdul Gofur Rangkuti saat ditemui METRO mengatakan dirinya datang dari Medan untuk mengikuti test CPNS di Madina, mengingat kualifikasi pendidikan yang tersedia lebih berpeluang dibandingkan di Medan.

“Saya memilih Madina karena saya lihat lebih berpeluang untuk lulus mengingat jumlah formasi yang lebih banyak dari daerah lain. Untuk dua hari ini saya lebih memilih menginap di kantor organisasi yang kebetulan saya juga pengurus di provinsi,” terang Abdul.

Smeentara itu Nurkholilah (49), warga Desa Huraba, Kecamatan Siabu menuturkan, ujian CPNS ini membawa kabar gembira bagi keluarganya. Sebab anaknya Husein merupakan salah satu pelamar CPNS di Madina, di mana dalam setahun hanya pulang kampung sekali saja, bahkan jarang untuk pulang.

“Biasanya anak saya karena kerja swasta di Jambi jarang pulang. Setahun hanya sekali, bahkan dua tahun hanya sekali pulang. Tapi karena dia ikut melamar CPNS di Madina, akhirnya dia pulang dua kali untuk tahun ini,” katanya gembira.

Siswa Diliburkan

Kepala BKD Madina, Asrul Daulay Sip ketika dikonfirmasi melalui Kabag Humasy Pemkab M Taufik Lubis SH kepada METRO mengatakan, sekolah yang dipakai untuk ujian CPNS Madina berjumlah 28 sekolah, terdiri dari SMA, SMK, SMP dan SD.

“Selama pelaksanaan ujian CPNS, yakni Rabu (15/12), bagi sekolah yang ruangannya dipakai untuk ujian, maka siswanya diliburkan,” sebut Taufik. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda