Seputar Madina

Pelestarian Kesenian Mandailing Masih Kurang Serius

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai masih kurang serius melestarikan kesenian asli Mandailing.

Selain itu, perhatian terhadap para seniman juga masih rendah. Kondisi ini bisa berakibat buruk ke depan, yaitu hilangnya kesenian asli Mandailing, dan diperparah oleh derasnya budaya asing masuk ke daerah yang akan mempercepat kemungkinan buruk tersebut terjadi.

Penilaian ini dicuatkan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Madina pada rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Madina Tahun Anggaran 2014, Selasa (9/6) yang dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

Ketua Pansus, Binsar Nasution yang membacakan laporan hasil pembahasan Pansus itu mendesak pemerintah daerah agar lebih menseriusi upaya pelestarian kesenian mandailing serta memperhatikan karya-karya para seniman.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan mulai dari pendataan terhadap jenis-jenis kesenian asli Mandailing, khusunya Mandailing Natal. 

Kemudian, melestarikan kesenian-kesenian asli Mandailing Natal dengan cara bekerja sama dengan kelompok-kelompok seni yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

“Dan, memberikan apresiasi kepada para seniman di Kabupaten Mandailing Natal berupa waktu dan ruang untuk pementasan karya-karya seni mereka,” kata Binsar.

Peliput/editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.