Home / Seputar Tapsel / Peluang Budidaya Ikan di Sidimpuan Menjanjikan

Peluang Budidaya Ikan di Sidimpuan Menjanjikan

Sidimpuan – Peluang untuk membudidayakan ikan di Padangsidimpuan masih menjanjikan. Sebab, dari produksi sektor periakanan pada tahun 2014 baru 401 ton dari 430,8 ton yang ditargetkan. Berdasarkan data statistik Tahun 2014 luas potensi perikanan kota Padangsidimpuan 61,6 Ha. Hampir 40% perikanan melalui budidaya ditambah kolam rakyat dan lubuk larangan.

"Bila ditambah dari produksi lubuk larangan 37,5 ton per tahun maka target tersebut dapat dicapai," kata Kepala Bidang Perikanan dan Peternakan Kota Padangsidimpuan, Bambang S kepada MedanBisnis di kantornya, Selasa (13/1).

Dikatakan, peta wilayah perikanan Sidimpuan difokuskan pada Kecamatan Batunadua, Hutaimbaru dan Angkola Julu. Data asli kolam rakyat lebih kurang 23 Ha berada di Kecamtan Batunadua Hutaimbaru dan Angkola Julu sementara lubuk larangan luasnya lebih kurang 35 km tersebar di seluruh kecamatan yang ada.

Usaha meningkatkan produksi yang dilakukan pihak pertanian yaitu mengadakan pengadaan induk ikan mas, lele dan nila setiap tahunnya. "Dengan memunculkan bibit unggul maka hasil produksi perikanan juga akan semakin baik artinya perikanan ini sama saja dengan tanaman yang juga mengandalkan bibit unggul," kata bambang. Kemudian pihaknya juga mengoptimalkan 10 Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan juga mengoptimalkan Health Sciences Reasoning Test (HSRT).

Sampai pada tahun 2014 sudah ada HSRT sebanyak 20 unit, kemudian pada tahun 2015 ini akan ditambah 15 unit. "Dengan mengadopsi teknologi perkembangan ikan sama dengan perkembangan tanaman pangan yang setiap saat butuh perkembangan," katanya.

Dikatakan, konsumsi per kapita nasional 40,1 kg/kapita, provinsi 38,9 kg/kapita. "Dikota Padangsidimpuan konsumsi kita ditargetkan 35,7 kg/kapita dari 200.000 jiwa penduduk kota P Sidimpuan atau harus terpenuhi 7.140 ton/tahun. Sementara hasil produksi hanya 438,5 ton/tahun.

"Berarti kita hanya menyumbang 6,14 persen, selebihnya konsumsi ke ikan laut. Peluang untuk mencapai target 20% saja masih terbuka luas budidaya ikan tawar di Padangsidimpuan," kata Bambang.(medanbisnis)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar