Home / Seputar Madina / Pemerintah Menargetkan Alirkan Listrik Tahun 2018

Pemerintah Menargetkan Alirkan Listrik Tahun 2018

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia menargetkan pembangkit listrik tenaga panas bumi Sorik Marapi di Mandailing Natal (Madina) sudah harus mengalirkan listrik pada tahun 2018.

Demikian ditegaskan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Tisnaldi pada Forum Diskusi Bersama Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorikmarapi di gedung Serba Guna, Panyabungan, Mandailing Natal, Selasa (17/3/2015).

Target itu terkait upaya pemerintah mengatasi krisis energi listrik di Sumatera Utara yang merupakan bagian dari rangkaian mengatasi krisis listrik secara nasional.

Sementara itu, Kabid Minyak dan Gas Dinas Pertambagan dan Energi Sumatera Utara, Sumitanto mengungkapkan bahwa saat ini Sumatera Utara membutuhkan energi listrik sebanyak 1.700 Mega Watt (MW), sedangkan yang tersedia masih sebesar 1.400 MW sehingga Sumut masih kekurangan sebesar 300 MW.

Oleh karenanya, pemerintah Sumatera Utara memiliki harapan besar kepada proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Sorikmarapi di Mandailing Natal yang ditarget mampu menghasilkan listrik sebesar 240 MW sebagai salah satu pembangkit  dalam mengatasi krisis listrik di Sumut.

Usai acara, menjawab wartawan soal adanya penolakan sebagian masyarakat terhadap eksplorasi panas bumi di Madina, menurut Tisnaldi, itu dikarenakan masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap panas bumi. Oleh karenanya, dia mendesak Pemkab Madina dan Pemprovsu agar melakukan sosialisasi lebih intensif di tengah-tengah masyarakat.

Sebab, lanjutnya, pembangkit listrik tenaga panas bumi sangat ramah lingkungan, dapat diperbaharui dan berkelanjutan. Dan pembangkit listrik tenaga panas bumi di sejumlah kawasan di Indonesia telah lama beroperasi dengan baik.

Forum Diskusi Bersama ini dihadiri Kementerian ESDM, Badan Koordinasi Penanaman Modal pusat, Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan,  Pemprovsu, Bupati Madina dan Muspida Madina serta utusan dari 23 desa di 3 Kecamatan (Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Lembah Sorik Marapi, Panyabungan Selatan) meliputi perwakilan aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda. Juga para camat dari 3 Kecamatan tersebut. 

 

Peliput  : Holik Nasution

Editor    : Dahlan Batubara

 

 

 

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar