Home / Seputar Madina / Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

Tinjau Aek Nalan 181012
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan untuk diproyeksikan mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan.

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution pun mengajak Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut, Kamis 18/10) lalu, meninjau langsung anak sungai tersebut untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan air bersih di Madina.

“Pada rapat koordinasi Pemkab Madina dan Satker APBN itu, Pemkab Madina diharuskan mempersiapkan Desain Air Minum, Rencana Induk Sistim Penyediaan Air Minum, anggaran pendamping dan menyanggupi pembebasan tanah,” tegas Dahlan Hasan di sela peninjauan lapangan.

Dahlan Hasan menyatakan peninjauan lokasi itu dimkasudkan agar Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut dapat lebih jitu mendukung program pembangunan air bersih di Madina, baik dari sisi dukungan dana maupun dukungan lainnya.

Dengan begitu, tahun depan diharapkan program pembangunan air bersih yang bersumber daeri Aek Nalan ini sudah mulai jalan sehingga kebutuhan air minum bagi masyarakat semakin cepat tercapai. Sebab, selama ini kemampuan Pemkab Madina masih sekitar 5 persen menyediakan infrastruktur air bersih di daerah itu.

Selama ini sumber air yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Madina masih berasal dari anak sungai Siharimo-Rantopuran, Gunung Tua, Panyabungan.

Anak sungai Siharimo ini, selain tak akan cukup untuk jangka panjang terkait akan semakin bertambahnya jumlah penduduk kota Panyabungan, tingkat kebersihannya juga akan menurun karena adanya aktivitas perkebunan warga desa di hulu.

Dahlan Hasan mengungkapkan, rencana induk air minum yang direncanakan mulai digarap pada tahun 2013 diharapkan akan semakin tersahuti kebutuhan air minum bersih untuk konsumsi masyarakat Madina.

Sementara itu, anggota DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan sangat mengapresiasi Pemkab Madina dan juga Satker APBN Dinas Tarukim terkait rencana program pembangunan air bersih tersebut.

Ali Mutiara pada intinya mengatakan, tidak ada alasanan dana tidak ada jika itu untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, dan DPRD selaku pengemban amanah rakyat siap berjuang untuk itu. (mar)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. Dari hasil kunjungan Pemkab Madina tentang penyediaan air bersih bagi kebutuhan masyarakat, mungkin yang penting di pikirkan adalah Cadangan air yang akan diolah kalau mengenai kwalitas airnya itu tergantung pada kemampuan teknologi dalam hal ini kita harus fokus pada debit air yang akan diolah dulu bagaimana formulanya , jadi tidak perlu kita study banding untuk itu. kalau kita lihat di negara yang sudah berkembang air limbahpun akan di sullap menjadi air bersih layak konsumsi , tetapi ini melalui pemanfaatan teknologi yang canggih. tetapi di Mandailing belum separah itu keadaannya seperti di Singapura misalnya. karena di Mandailing keadaan air masih alami belum bercampur zat zat pencemar seperti bacteriologis, syukurlah Madina masih Asri tinggal bagaimana cara kita mengolah dan memperlakukan alam ini agar tetap bisa bersahabat dengan kita.

Silahkan Anda Beri Komentar