Home / Seputar Madina / Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan


Sebagai Pemuda jangan menjadi penonton di daerah sendiri dan harus berperan mengawal perkembangan dan pembangunan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih minoritas, sehingga investor berdatangan dengan leluasa mengambil hasil bumi keluar daerah tanpa

meninggalkan kesejahteraan terhadap masyarakatnya.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPP IPK H Arpan Maksum, Sabtu (4/12) di Gedung Serba Guna Panyabungan, sehubungan Pelantikan DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal.

Pelantikan DPD IPK Madina ini jangan hanya sebatas acara seremonial dan pembentukan organisasi yang berjalan di tempat sebab pemuda harus menunjukkan perannya dalam membangun bumi gordang sembilan ini.

Pemuda sangat berperan dalam membangun suatu daerah demi untuk sebuah kemajuan dan kesejahteraan, karena kokohnya tonggak kepemimpinan yang harus kita perankan mulai dari sekarang. “Untuk itu Pemuda di Mandailing Natal harus bisa mengenang dan meneruskan cita-cita para pejuang kita dalam merebut kemerdekaan dahulunya,” sebutnya.

Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya Provinsi Sumatera Utara, Nelson Diapari Simanjuntak (Econ) melantik pengurus DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal mengatakan organisasi IPK ini bukan identik dengan partai politik. Melainkan merupakan sebuah organisasi untuk mencetuskan sebuah karya-karya yang mempunyai nilai-nilai kemanusian serta pembangunan, sehingga pemuda itu dituntut berkarya melalui kemampuan bidang masing-masing sehingga tidak ada pemuda yang tidak terampil dalam persaingan era globalisasi ini.

Ketua DPD IPK Madina Ikhwanul Akbar (ucok Mantari) di dampingi sekretaris Mangatas Nasution menuturkan sejak memegang tonggak estapet IPK sudah siap melaksanakan dan mengembangkan berbagai karya yang harus di munculkan untuk membentuk suatu usaha koperasi dalam memberdayakan organisasi agar berjalan.

Sebab selama ini kebanyakan organisasi berjalan di tempat karena kost yang harus dijalankan tidak ada, sehingga kita akan bergerak di bidang usaha terlebih dahulu dalam rangka menjalankan roda organisasi.

“Kita tidak mau menjadi pemuda pengemis sebab kita harus menjadi pemuda yang bisa berdiri sendiri tanpa topangan orang lain. Dan kita juga harus bisa menjadi pemuda yang tegap dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal agar percepatan peningkatan ekonomi rakyat bisa tercapai lebih cepat,” sebutnya.

AS Imran Khaitammy Daulay Ketua DPRD Madina juga berpesan agar IPK Madina yang baru saja dilantik harus menjadi sebuah organisasi kepemudaan yang mandiri dan punya keterampilan masing-masing demi untuk memberdayakan setiap anggotanya. (man)
Sumber : Analisa

Comments

Komentar Anda