Home / Seputar Madina / Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hinga sepekan menjelang hari Raya Idul Adha permintaan hewan qurban masih rendah dibanding masa yang sama tahun lalu di Mandailing Natal (Madina).

Kondisi ini menurut pedagang hewan, akibat pereknomian masyarakat sedang turun.

Abdul Hakim penjual hewan qurban kepada wartawan, Senin (21/9/2014) di lokasinya, Lintas Timur, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan mengatakan terjadi penurunan terhadap permintaan hewan qurban untuk tahun ini, dimana biasanya dia bisa menjual 50 ekor lembu akan tetapi untuk tahun ini hanya 30 ekor saja.

“Langganan biasanya membeli 5 ekor, untuk saat ini hanya 3 ekor saja. Kalau saya perhatikan ini bisa juga akibat pengaruh harga getah karet yang sedang anjlok dalam satu tahun terakhir ini,” katanya.

Berkurangnya permintaan hewan qurban tersebut katanya tentu juga berakibat terhadap menurunya keuntungan yang diperolehnya, berdampak pada jumlah pencari rumput upahan.

“Ya biasanya pekerja pencari rumput 5 orang, saat ini hanya 2 orang saja,” jelas Hakim yang sudah 7 tahun menggeluti usaha dagang hewan ini.

Pengakuan serupa juga diungkapkan Halomoan salah seorang panitia qurban di Panyabungan, bahwa ada penurunan jumlah anggota masyarakat yang ikut berqurban dibanding tahun lalu.

“Ada penurunan, biasa hewan qurban mencapai 7 ekor lembu, saat ini hanya sekitar 5 ekor saja, ini memang akibat harga karet yang jatuh,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar