Home / Seputar Madina / Permintaan Hewan Qurban di Madina Turun Drastis

Permintaan Hewan Qurban di Madina Turun Drastis

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Menjelang hari raya Udul Adha tahun ini, tingkat permintaan hewan qurban di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menurun dibanding tahun lalu.

Merosotnya permintaan itu ditengarai akibat kelesuan ekonomi masyarakat. Demikian keterangan pedagang sapi di Panyabungan, Senin (21/9).

“Penurunan itu sangat drastis, jika kita bandingkan qurban tahun lalu, misalnya pada tahun lalu kita masih bisa menjual 60 ekor lembu. Sementara untuk saat ini hanya 15 ekor saja. Kawan-kawan pedagang lainnya juga kebingungan,” ungkap hakim, pedagang lembu di Panyabungan.

Menurutnya, factor-faktor menurunnya tingkat penjualan, selain kelesuan ekonomi akibat imbas melemahnya rupiah, juga masih rendahnya pendapatan masyarakat akibat harga karet yang masih rendah dan harga sawit yang menurun. Kondisi itu diperparah melonjaknya harga lembu.

Hakim membebeber, harga 1 ekor lembu tahun lalu masih dikisaran Rp. 9,5 juta hingga 12 juta, tetapi saat ini sudah dikisaran Rp.11 juta sampai Rp.15 juta.

Sementara itu, Tandan Hasibuan pekerja di peternakan lembu di kawasan Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi mengaku hingga posisi Sabtu (19/9) lalu baru menjual 6 ekor lembu. Jauh menurun dibanding dengan posisi sepekan sebelum Idul Adha tahun lalu sudah terjual 12 ekor lembu.

Peliput : Maradotang Pulungan/ Ida Ramadani Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar