Home / Politik Madina / Pilkada ulang Bupati Madina 2011

Pilkada ulang Bupati Madina 2011

Pemilihan kepala daerah ulang bupati dan wakil bupati kabupaten Mandailing Natal direncanakan akan digelar 2011 mendatang mengingat biaya pilkada ulang akan ditamoung dalam APBD 2010.

Pj bupati Mandailing Natal, Aspan Sofyan Batubara, mengatakan, sesuai dengan keputusan muspida plus serta dengan Komisi Pemilihan Umum direncanakan Pemilu kada ulang akan digelar 2011 hal tersebut disebabkan akibat keterbatasan anggaran namun untuk pengadaan Pilkada Madina ditampung pada P.APBD Madina 2010.

“Kita sudah rencanakan bahwa untuk pengadaan Pilkada Madina semisal kertas suara dan lainnya akan ditampung pada P.APBD Madina 2010 namun hal ini tetap harus koordinasi dengan DPRD Madina,” kata Sofyan, tadi siang.

Dia berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pemungutan suara ulang dapat berjalan dengan baik,aman dan lancar.

Dikatakan Aspan, bahwa kedatangannya ke Madina sebagai Pj Bupati Madina salah satunya untuk mengisi jabatan yang dipegang bupati Madina Amru Daulay telah berakhir masa tugasnya serta mempersiapkan Pemilu kada ulang.

“Kedatangan saya ke Madina ada 2 tugas yakni menjalankan pemerintahan, pembangunan dan tetap menjaga keharmonisan masyarakat di Mandailing Natal serta tugas yang kedua yakni untuk memfasilitasi pemungutan suara ulang Pilkada Madina untuk memilih bupati dan wakil bupati Madina yang defenitif,” kata Bupati.

Dan diutarakannya,masa jabatannya sebagai pj Bupati Madina paling lama satu tahun sehingga ia sangat berharap agar seluruh elemen masyarakat terutama para kalangan pers yang ada di Madina bisa bekerjasama dengan dirinya.

“Menyangkut pelaksanaan Pilkada kita masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Komisi Pelihan Umum Mandailing Natal serta Instansi lainnya,”ungkap Sofyan.

Dia juga menampik bahwa diangkatnya dirinya sebagai pelakasana Bupati Madaina adanya isu titipan dari salah satu pasangan calon yang bertarung pada Pilkada Madina.

“Saya juga mendengar isu itu bahkan ada juga yang menjual-jual namanya, saya sebagai Pegawai Negeri sipil mempunyai kode etik yang tercantum pada Panca setia Korpri,saya Insya Allah akan netral pada Pilkada Madina ini,” tegaskan Sofyan.

Editor: WAHYU HIDAYAT
sumber : waspada

Comments

Komentar Anda