Home / Seputar Madina / Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan dan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) berpotensi mengalami bencana banjir tingkat menengah dan rendah di bulan September 2013.

Sementara pada bulan Oktober potensi banjir tingkat rendah berada di Kecamatan Siabu, Panyabungan dan Muara Batang Gadis.

Di bulan Nopember, lagi-lagi Kecamatan Panyabungan, Muara Batang Gadis dan Siabu berpotensi banjir tingkat menengah.

Demikian peta potensi bencana alam yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina untuk medio September-Nopember 2013.

Kepala BPBD Madina, Rizfan Juliadiy Hutasuhut, ST, Senin (16/9/2013) menyatakan potensi itu berdasar kajian curah hujan yang dikirim Badan Meterologi Klimatologi dan Geo Fisika pada 10 September lalu tentang peta banjir di Sumatera Utara.

Secara umum, lanjutnya, Kecamatan Panyabungan Utara, Hutabargot, Panyabungan Barat, Batang Natal, Ranto Baek, Lingga Bayu, Batahan, Sinunukan dan Natal juga memiliki potensi banjir.

Sedangkan potensi longsor berada di Kecamatan Kotanopan, Ulu Pungkut, Muara Sipongi, Pakantan, Batang Natal, Lingga Bayu, Tambangan, Panyabungan Selatan dan Panyabungan Timur.

Diungkapkan Risfan, untuk kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana khususnya banjir dan longsor, pihaknya telah menetatapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor dalam rangka meminimal resiko akibat bencana.

“Kita sudah melayangkan surat kepada seluruh camat-cama se-Madina ini, kemudian memberdayakan dan menyiagakan seluruh potensi sumber daya yang ada dalam Kabupaten Madina, serta kita juga telah melakukan pengkajian mitigasi bencana dan rencana aksi pada daerah berpotensi bencana,” ungkap Risfan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

6 comments

Silahkan Anda Beri Komentar