Home / Seputar Madina / Produk Kentang Masih 208 Ton

Produk Kentang Masih 208 Ton

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kentang Hutanagodang terus merosot produksinya sejak tahun 2007 lalu. Padahal, kentang produk Hutanagodang memiliki cita rasa tinggi, kualitasnya jauh diatas kentang petani Kabupaten Karo.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Mandailing Natal (Madina), satu-satunya kawasan di Madina yang membudidayakan kentang hanya Ulu Pungkut.

Pada tahun 2007 luas tanam dan luas panen kentang di kecatamatan berdataran tinggi ini seluas 30 hektar, tahun 2008 seluas 42 hektar, tahun 2009 seluas 43 hektar, tahun 2010 seluas 7 hektar, tahun 2011 seluas 9 hektar.

Sementara dari sisi produksi, tahun 2007 sebanyak 697 ton, tahun 2008 sebanyak 975 ton, tahun 2009 sebanyak 998 ton, tahun 2010 sebanyak 163 ton, tahun 2011 sebanyak 208,98 ton.

Untuk pengembangan ke depan, Ulu Pungkut dari sisi luas kebun masih memungkinkan. BPS Madina menyebutkan saat ini luas tegal atau atau kebun di Kecamatan Ulu Pungkut sekitar hektar 254 hektar. (dab)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar