Home / Seputar Madina / PT SMGP Bangun MCK di Roburan Dolok & Sibanggor Julu

PT SMGP Bangun MCK di Roburan Dolok & Sibanggor Julu


Panyabungan,
PT Sorik Merapi Geothermal Power kembali melakukan peresmian bangunan MCK di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan dan Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabuaten Mandailing Natal (Madina) untuk membantu masyarakat hidup sehat dalam mempergunakan air yang juga merupakan salah satu Program Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan yang berkelanjutan.

“Perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal yang meliputi dua kecamatan tersebut walau masih dalam tahap eksplorasi sudah menunjukkan perhatiaanya terhadap masyarakat sekitar demi terjalinnya hubungan yang baik, antara masyarakat, pemerintah dan pihak perusahaan,” sebut Direktur Perusahaan PT SMGP Jhon Webel di Roburan Dolok, Kamis (28/07/2011).

Dikatakannya, warga sekitar harus bisa merasakan kedatangan perusahaan yang akan bergerak di bidang panas bumi, dan jangan ada pikiran bahwa perusahaan ini hanya ingin mencari keuntungan tanpa memperhatikan kesejateraan masyarakat dan pemerintah daerah, apalagi pengambilan panas bumi ini tidak akan merusak lingkungan seperti yang banyak dikhawatirkan sejumlah orang sebab PT SMGP hanya mengambil uap di beberapa titik dengan memakai pipa yang cukup aman nantinya.

“Kita juga sangat berharap bantuan dan dukungan masyarakat sekitar untuk terlaksananya proyek ini demi untuk membantu suplai penerangan dengan panas bumi di daerah bahkan sampai keluar daerah, sehingga kita lagi merasakan kekurangan arus bahkan sampai kepelosok sekalipun,” sebutnya.

Asisten III Pemkab Madina Sayuti Lubis dalam kesempatan tersebut mengatakan, bantuan MCK ini merupakan sebuah karya nyata yang diberikan perusahaan dalam memberikan fasiltas umum yang begitu bermanfaat di desa ini, untuk kepentingan mencuci dan mandi juga sebagai sarana untuk mengambil air wudhu untuk melaksanakan ibadah, apalagi sudah menjelang bulan Ramadhan.

“Selain dari itu, pembuangan kotoran (jamban) yang selama ini masih dimamfaatkan sebagian warga di hilir tidak lagi harus kedalam parit sebab sudah dibuatkan tempat khusus sehingga selain untuk kebersihan air juga menjaga kesehatan manusia,” sebutkannya.

Kepala Desa Roburan Dolok Ibrahim Lubis menuturkan, pembangunan fasilitas umum (MCK) di desanya telah menjadi dambaan selama ini bagi kaum wanita, sebab tempat pemandian wanita dan buang air yang sebelumnya terbuka sudah tertutup, karena itu merupakan sebuah anjuran agama, yang belum terlaksana sebelumnya.

“Kita akan memanfaatkan MCK ini dengan baik dan menjaganya, karena sangat sulit untuk mendapatkan bangunan semegah ini, jika itupun dari pemerintah, sebab bangunan dan fasilitasnya sudah bertaraf Internasional,” katanya. (BS-026)
sumber :beritasumut.com

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. Samsuddin Muhammad

    saya merasa heran, ketika suatu perusahaan yang mau berdiri di suatu daerah banyak penduduk yang menentangnya tanpa melihat secara jelas dampak positif yang akan timbul. mereka justru terlalu cepat berpikiran negatif. bagaimana bisa maju kalau kita masih menutup diri dari kemajuan????sebagai mahasiswa Ekonomi saya ingin sekali membantu meyakinkan masyarakat dengan melakukan penelitian khususnya CSR diperusahaan tersebut.(msl;PT SMGP, PT SMM, atau PTPN IV MADINA)

Silahkan Anda Beri Komentar