Home / Seputar Madina / Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi.

Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) desa mereka resmi dimasuki jaringan listrik.

Kondisi ini disambut suka cita oleh warga, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk memanjatkan doa sebagai wujud syukur warga atas tersambungnya jaringan listrik tersebut.

Warga mengaku sangat senang dengan masuknya listrik ke desa mereka, bahkan Budiman Fajri, seorang siswa sekolah dasar mengaku sangat gembira karena rumahnya akan terang benderang pada malam hari.

“Sangat berterima kasih kepada pemerintah maupun PLN karena sudah memasukkan listrik ke kampung kami, kami sangat senang dan kami bisa belajar pada malam hari,” terang Budiman Fajri.

Ternyata, kegembiraan warga ini tidak serta merta dirasakan ribuan warga lainnya karena di desa mereka belum terpasang jaringan listrik.

Hingga kini masih terdapat puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang belum dimasuki aliran listrin PLN.

Seperti desa UPT I Kampung Kapas, Kecamatan Batahan, sekitar 150 kilometer dari pusat ibu kota Mandailing Natal, perjuangan warga selama 15 tahun terakhir mengajukan permohonan pemasangan jaringan belum pernah terealisasi.

Warga sangat berharap jaringan listrik segera tersambung untuk menunjang kehidupan mereka, seperti untuk anak mereka bisa belajar malam.

“Sudah berulang kali kami mengajukan permohonan supaya listrik dimasukkan ke desa kami, namun hingga kini belum terealisasi. Listrik sekarang sangat dibutuhkan warga karena banyak perangkat elektronik yang bisa mempermudah pekerjaan,” keluh Raja Malim Simbolon, warga UPT I Kampung Kapas.

Jangankan desa di pelosok, sejumlah perkampungan di wilayah kota yang hanya berjarak beberapa kilo dari pusat kota, jaringan listriknya juga belum terpasang seperti Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan Kota.

Warga di daerah yang belum terpasang jaringan listrik sangat berharap agar pemerintah atau PLN bisa segera mewujudkan impian warga untuk bisa menikmati listrik.

Salah satu manajer lapangan PT. PLN di Kabupaten Mandailing Natal, Rajo Anas Nasution, saat meresmikan jaringan listrik baru di Kampung Kapas, mengakui masih banyak desa yang belum terpasang listrik.

Hal tersebut, akibat terbatasnya dana PLN untuk memasang jaringan ke pelosok desa karena biayanya mencapai milyaran rupiah.

“Kami berharap masyarakat bersabar karena secara bertahap jaringan listrik akan tersambung hingga pelosok desa tanpa terkecuali. Warga jangan bosan mengajukan permohonan pemasangan jaringan baru hingga jaringan terpasang,” terang Rajo Anas Nasution kepada warga yang belum mendapat jaringan listrik.

Di Kabupaten Mandailing Natal diperkirakan masih terdapat puluhan desa yang belum dialiri listrik, desa-desa tersebut berada dipelosok yang tersebar di 23 kecamatan.(ant)
Sumber : Berita Sore

Comments

Komentar Anda