Home / Seputar Tapsel / Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat.
Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan lebih menyerang padi mereka. Antisipasi yang dilakukan warga adalah mengusir hama tikus dan ulat tersebut dengan menyemprot obat yang dijual di pasaran toko obat pertanian. Sedangkan untuk hama tikus, dengan mengusirnya secara alamiah berupa membongkar lobang-lobang sarang tikus di areal pertanian.
“Luas sawah mencapai 50 hektar lebih di areal sab bolak tersebut. Namun belum semuanya terkena serang hama. Jika terus diserang hama, maka seluruh warga akan mengalami gagal panen tahun,“ terangnya.
Dilanjutkannya, hama tersebut tergolong sangat ganas, karena hama memekan batang padi sampai habis secara satu per satu termasuk daun padi juga terpotong.
“Jenis jenis ulatnya kami tidak tahu. Yang jelas ribuan ulat itu sangat ganas, dan memakan daun padi hingga kandas terpotong,” ucap mereka.
Kadis Pertanian Palas, Ir Syahrir Harahap mengatakan, pihaknya akan mencek kondisi tersebut ke lapangan, dengan berkordinasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) kecamatan. Dan besok (Selasa, 14/2, red,) pihaknya akan turun langsung ke lapangan.
“Kita kordinasikan dulu dengan PPL lapangan,besok (Selasa red,). Kita akan turun ke lapangan untuk meneliti dan memeriksa jenis hama ulat apa yang menyerang areal pertanian warga. Kita juga akan mencari jenis obat semprot untuk mengusir hama itu dan berbagai jenis sudah ada di kantor,” tukasnya. (amr/mer.metrotabagsel)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. Jabaluddin Siregar

    inilah akibat sudah rusaknya ekosistem di kab, padang lawas… tidak menutup kemungkinan masa depan nantinya akan terjadi kekeringan dan kebanjiran… disebabkan mafia ilegalloging sudah maarak di kab. padang lawas..

Silahkan Anda Beri Komentar