Home / Seputar Madina / Pusat Setuju 185 M Untuk Pembangunan Jalan Pantai Barat Madina

Pusat Setuju 185 M Untuk Pembangunan Jalan Pantai Barat Madina

Setuju 185 M 191121
JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Pekerjaan Umum RI setuju mengalokasikan dana sebesar 185 milyar rupiah untuk pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Program ini merupakan multi years yang diproyeksikan dimulai pada tahun anggaran 2013 hingga tahun 2015. Persetujuan ini menyusul hasil pengkajian Kementerian PU terhadap usulan Kabupaten Madina.

Ditjen Binamarga Ir.Subagyo, CES menyatakan usai menerima kunjungan Bupati Madina, Hidayat Batubara dan Kadis PU Binamarga Sumut, Ir.Efendi Pohan dampingi oleh Staf Ahli Khusus Pembangunan Infrastruktur Madina Ir Raja Sahlan Nasution, anggota DPRD Madina Ir Ali Mutiara Rangkuty, Senin (19/11) di kantor Kementerian PU Ditjen Binamarga, Jakarta.

Pada pertemuan itu hadir juga Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional I, Ir.Wijaya Seta, MT; Kasubdit I b dan Dit Binlak I, Ir.Prihatono, Msi.

Ir.Subagyo menjelaskan bahwa berdasar usulan Bupati Madina, Hidayat Batubara tentang percepatan pembangunan dan peningkatan jalan di Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal, maka pihaknya setuju pada program penanganan ruas jalan Natal-Tabuyung- Singkuang-Batumundom-Rianiate-Batang Toru dengan dana sebesar 185 milyar sistem kontrak multi years.

Bahkan menurutnya, proses pelelangan akan di mulai pada bulan Desember 2012 mendatang, sehingga pelaksanaan di lapangan mulai pada bulan Februari 2013. Dan jalan tersebut dapat di kerjakan selama 2 tahun.

“Dengan demikian, kendala yang dihadapi bahwa jalan tanah sepanjang 90 Km itu dapat di tingkatkan menjadi hotmix dengan harapan pengalokasian dana pembangunan jalan tersebut bisa mensukseskan pembangunan di wilayah Madina,” katanya.

Karena itu Pemkab Madina di harapkan bisa mendukung kebijakan pusat dengan cara terlibat langsung membantu penyelesaian hal-hal yang sifatnya yang bersinggungan dengan masyarakat.

Di jelaskan, pemerintah pusat terus melakukan perencanaan nasional secara terprogram, seimbang, dan berkesinambungan untuk menuntaskan pembangunan jalan khususnya di wilayah Sumatera Utara yang tahun 2013 mendatang di alokasikan dana hampir 2 triliun rupiah.

Bupati Madina, Hidayat Batubara dalam kesempatan itu menyampaikan kedatangannya ke Kementerian PU di Jakarta merupakan tindak lanjut ekspos pembangunan Madina di kantor Bina Marga, Sumut baru-baru ini, dalam rangka percepatan roda perekonomian di Madina, khususnya di kawasan Pantai Barat.

“Alhamdulillah atas dukungan pemerintah provinsi yang visi dan misi program pembangunannya untuk masyarakat bersinergis dengan daerah, kemudian didukung penuh pemerintah pusat melalui kebijakannya, maka saya optimis harapan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan perekonomian bisa dan cepat terwujud,” ucap Hidayat Batubara.

Bupati juga menyampaikan, peningkatan infrastrukur di kawasan Pantai Barat Madina sifatnya penting dalam menunjang dan menggali potensi wilayah, baik itu dari segi perkebunan, pariwisata dan sumber daya alam lainnya.

Kadis PU Binamarga Sumut, Ir.Efendi Pohan mengatakan sudah langsung meninjau kondisi jalan di kawasan Pantai Barat Madina yang memperihatinkan, dan butuh perbaikan secepatnya.

Ia juga menyampaikan permohonan supaya sebagian jalan kawasan provinsi di Madina di tingkatkan kelasnya menjadi jalan nasional yang ada di ruas jalan Jembatan Merah- Simpang Gmabir maupun jalur Simpang Gambir-Manisak yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat.

Staf Ahli Khusus Pembangunan Infrasruktur Madina, Ir.Raja Sahlan yang juga mantan Kadis PU Madina memaparkan, dukungan penuh pusat untuk pembangunan di Madina merupakan jawaban tegas atas aspirasi masyarakat yang selama ini terus di perjuangkan Bupati Madina, Hidayat Batubara secara “jemput bola”.

Dengan demikian jalan di kawasan Pantai Barat, baik itu jalur Bukit Mas Kecamatan Sinunukan-Kecamatan Batahan sepanjang 22 Km, tahun 2013 ini akan di mulai pembangunannya secara bertahap hingga siap tahun 2015.

Begitu juga jalan jurusan Kecamatan Natal-Batang Toru (Kab.Tapanuli Selatan) sepanjang 90 Km di hotmixs secara bertahap. Peningkatan jalan itu merupakan upaya membuka akses transportasi dalam mendongkrak tingkat laju perekonomian di Madina.

“ Dengan kata lain, wilayah Madina akan mudah di jangkau dalam skala nasional maupun internasional, baik itu dari darat dan laut. Karena pembangunan dermaga di Batahan saat ini berlangsung. Begitu juga jalur udara telah di persiapkan pembangunan Bandar Udara Madina di Kecamatan Bukit Malintang,” katanya.

Ir.Ali Mutriara anggota DPRD Madina yang berasal dari Pantai Barat mengatakan, pada prinsipnya DPRD Madina siap mendukung dan bekerja sama penuh dengan pemerintah daerah dalam konteks percepatan pembangunan demi dan untuk masyarakat, karena DPRD itu di bentuk adalah untuk menjawab dan memperjuangkan aspirsi masyarakat. (mar)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar