Home / Politik Madina / Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

Hidayat-Dahlan Unggul

Pencoblosan ulang di Madina usai dihelat kemarin. Pasangan nomor urut 6, HM Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution menggungguli pasangan lainnya dengan meraih angka sekitar 48.532 suara atau sekitar 70,5 persen dari jumlah suara sah.
Hasil ini sesuai penghitungan sementara atau quick count desk pemilukada Madina hingga pukul 17.30 WIB, yang dicatut METRO dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas), Minggu (24/4).
Ketua Kesbanglinmas M Haposan SSos, kepada METRO, menjelaskan, sesuai hasil rekapitulasi suara dari hitung cepat, pasangan nomot urut 1 Zulfarmin Lubis-Ongku Sutan Nasution meraih suara sebanyak 1.639 suara.
Lalu pasangan nomor urut 2 Aswin Parinduri-Syarifuddin Lubis memeroleh suara 2.010 suara, kemudian pasangan nomor urut 3 Irwan Daulay-Samad Lubis sekitar 3.212 suara, pasangan nomr urut 4 Naharuddin Lubis-Nuraman Ritonga 1.504 suara.
Selanjutnya, sambung Sutan, pasangan nomor urut 5 Arsyad Lubis-Azwar Indra Nasution meraup suara sebanyak 4.923 suara. Pasangan nomor urut 6 Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution meraih suara paling banyak, yakni 48.523 suara.
“Pasangan terakhir Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution meraup suara banyak kedua setelah pasangan Hidayat-Dahlan. Pasangan nomor urut 7 ini meraih total suara 6.313. Tapi, hasil ini masih penghitungan suara,” sebut Sutan.
Sutan menambahkan, total suara sah yang telah masuk berjumlah 68.124 suara dari jumlah DPT yakni 265.637 suara. Untuk persentase sementara masing-masing calon, pasangan nomor urut 1 memeroleh 2,4 persen, nomor urut 2 sekitar 2,9 persen, kemudian nomor urut 3 sebanyak 4,7 persen. Selanjutnya, nomor urut 4 sebanyak 2,2 persen, nomor urut 5 sekitar 7,2 persen, nomor urut 6 memeroleh 71,2 persen. Lalu pasangan nomor urut 7 sekitar 9,2 persen.
Total seluruh kecamatan berjumlah 23 kecamatan. Lalu yang belum masuk ada 5 kecamatan lagi. “Kita telah menerima perolehan suara sementara dari 18 kecamatan tetapi belum seluruh TPS yang masuk itu, sedangkan 5 kecamatan yang belum ada masuk hingga saat ini, yakni Kecamatan Panyabungan Timur, Ulupungkut, Panyabungan Selatan, Natal, dan Muara Batang Gadis. (wan/ann)
Perolehan Suara Pemilihan
Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina
No Pasangan Jumlah
Urut
1 ,
2 Aswin Parinduri-Syarifuddin Lubis 2.010 suara
3 Irwan Hamdani Daulay- Samad Lubis 3.212 suara
4 Naharuddin Lubis-Nuraman Ritonga 1.504 suara
5 Arsyad Lubis- Azwar Indra Nasution 4.923 suara
6 Hidayat Batubara-Dahlan Nasution 48.523 suara
7 Indra Forkas Lubis-Firdaus Nasution 6.313 suara
aYang Kalah Harus Legowo
Sementara itu, Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara melalui Kabag Humas, M Taufik Lubis SH kepada METRO menyampaikan berdasarkan pantauan yang dilakukan di sejumlah TPS yang langsung ditinjau oleh Pj Bupati Madina bersama Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mulai dari Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Utara, Bukit Malintang dan Kecamatan Siabu proses coblos ulang berjalan sukses tanpa ditemukan kendala, mulai dari segi logistik hingga pelanggaran atau kesalahan lain.
“Semuanya berjalan lancar dan sukses. Kita tak ada menemukan kesalahan baik dari fasilitas maupun dari segi lain, hanya saja kita akui partisipasi pemilih berkurang dari tahun lalu,” sebut Taufik.
Hal senada disampaikan salah seorang pengamat politik di Madina, Ridwan Rangkuti SH MH yang juga Ketua Peradi Tabagsel. Menurutnya, pelaksanaan coblos ulang ini berjalan dengan jujur, adil (jurdil) dan langsung, umum, bebas, rahasia (luber).
Proses coblos ulang sejak ditetapkan tahapan KPU Madina hingga berlangsung coblos ulang tak ada ditemukan pelanggaran maupun pengaduan. Semua pasangan calon dan tim sukses belum ada yang dilaporkan berbuat curang.
“Kita berharap kepada seluruh pihak maupun kepada pasangan calon dan tim pemenangan masing-masing untuk menerima apapun hasil dari perolehan suara pada coblos ulang ini dengan lapang dada atau legowo. Siapapun Bupati dan Wakil Bupati yang menang itu merupakan keinginan nurani masyarakat Madina,” sebut Ridwan.
Jumlah Pemilih Menurun
Pantauan METRO di sejumlah TPS di Madina mulai dari Kecamatan Panyabungan, Bukit Malintang hingga Siabu, partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya berkurang dibanding tahun lalu.
Mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB di sejumlah TPS yang berbeda jumlah pemilih yang datang ke TPS hanya sekitar 50 hingga 60 persen dari seluruh jumlah pemilih di DPT.
“Hingga jam 12.00 WIB pemilih yang datang baru 187 dari jumlah DPT sebanyak 346 orang,” kata Ardi, petugas di TPS Desa Bange Lombang, kepada METRO, Minggu (24/4).
Sementara itu, Ketua DPRD Madina, AS Imran Kahitami Daulay SH yang ditemui METRO saat melakukan pantauan sejumlah TPS menyebutkan, pelaksanaan coblos ulang ini dinilai berhasil meskipun belum maksimal tetapi dari analisa yang dilakukan selama ini animo masyarakat terhadap coblos ulang sangat minim.
“Apapun hasil coblos ulang ini merupakan keinginan dan nurani masyarakat tanpa intervensi dari pihak manapun. Saya rasa pemilih kita telah cerdas. Coblos ulang ini tak terlihat meriah tapi mereka tetap memberikan hak suaranya,” sebut Imran.
Dijelaskan Imran, perolehan suara atau partisipasi pemilih tak seperti yang dibayangkan selama ini. Banyak elit politik yang menilai bahwa perolehan suara untuk coblos ulang ini hanya sekitar 40 persen atau di bawah 50 persen.
Imran juga mengimbau seluruh masyarakat baik elit politik maupun tokoh-tokoh masyarakat agar sama-sama menerima hasil perolehan suara dan penetapan pemenang nantinya, karena apapun hasilnya itu merupakan pilihan masyarakat Madina yang tak bisa diganggu gugat lagi.
”Coblos ulang sudah sesuai dengan aturan dan prosedur, kalau persoalan jumlah partisipasi pemilih berkurang itu sudah hal yang lumrah, tetapi saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menerima apapun hasil dan siapapun pemenangnya. Jangan ciderai demokrasi di Madina,” ujarnya. (wan/ann)
Sumber : Metrotabagsel

Comments

comments