Home / Berita Sumut / Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Peduli Batubara Unjukrasa

Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Peduli Batubara Unjukrasa


Limapuluh, Ratusan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Batubara menggelar unjukrasa damai di Kantor DPRD Jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh Selasa (1/2).

Sebagian besar massa berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), di antaranya Pemuda Pancasila (PP), Generasi Muda FKPPI, Ikatan Pemuda Karya dan masyarakat lainnya.

Massa menyampaikan tuntutan melalui orasi yang disampaikan secara bergantian oleh juru bicara (jubir) Abdul Rozak Simorangkir, Ali Hatta dan Hendri Matondang, agar DPRD Batubara segera mengeluarkan rekomendasi, minta Menteri Dalam Negeri mengeluarkan izin pemeriksaan kepada Kepolisian untuk memeriksa dugaan kasus tindak pidana hukum yang dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) HGMS.

Dugaan tindak pidana hukum oleh Wabup HGMS di antaranya masalah pribadi. Demikian juga kebijakannya selama Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain SH MM cuti melaksanakan ibadah haji, memberhentikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ahmad Ilham SH M AP. Kemudian membatalkan kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) prihal seleksi ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010.

Padahal kerjasama sudah lebih dahulu ditandatangani Bupati OK Arya dan Rektor UI. Lalu HGMS melakukan kerjasama dengan Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung. Selanjutnya kasus ‘maling teriak maling’ dengan menggelindingkan issu adanya kecurangan seleksi ujian CPNS.

Massa juga meminta dan mengingatkan DPRD Batubara tetap solid mendukung program-program pemerintahan dan pembangunan yang dilakukan Bupati H OK Arya. Selain itu dewan juga diminta tidak terlibat dengan petualangan politik Wabup HGMS yang dapat memperkeruh suasana kondusifitas yang selama ini terjadi di Batubara.

Menaggapi pernyataan sikap massa, DPRD melalui panitia angket yang dipimpin Sahari Zakaria SH, Hamonangan Simatupang dan Sarianto Damanik tersebut berjanji menindaklanjuti dengan berkonsultasi lebih dahulu kepada Menteri Dalam Negeri dan Mahkamah Agung serta pihak terekait lainnya.

Mendengar jawaban anggota dewan, massa bubar. Selain tiga pimpinan panitia angket , anggota dewan yang hadir menerima pengunjukrasa itu, H Dazanul Fadli M Ag, Buyung, Ahmad Muktas, Suriyono, Suharto BA, H Sutan Sitompul, Efendi Tanjung, Usman, Syahroni dan Ahmad Badri. (al)
Sumber : Analisa

Comments

Komentar Anda