Home / Seputar Madina / Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12).

Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah Ustadz Abdul Wahid dan Ustadz Hasan Tanjung LC.

Selain tokoh partai Golkar dan PPP, juga H Ismail Hakim Lubis atau akrab disapa Oji Atas yang merupakan ayah kandung Saparuddin Haji.

Oji Atas dalam orasi politiknya menyatakan, pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay merupakan pasangan yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, diperkirakan akan mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Soso Saparuddin Haji dinilai dapat membawa masyarakat Madina lebih sejahtera lima tahun ke depan. Selain berlatar belakang santri dan pernah menempuh pendidikan di University of Cairo, dan telah sukses memimpin berbagai organisasi termasuk organisasi ekonomi Kadin. Sementara Miswaruddin Daulay dikenal sebagai akademisi di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan.

 “Paslon nomor urut 3 ini merupakan pasangan ideal, dan insyaAllah akan melakukan perubahan bagi masyarakat Madina lebih sejahtera, mari kita pilih pasangan nomor urut 3 untuk Madina yang lebih baik,” ujarnya dari podium.

Dia juga menyampaikan kepada seluruh PNS di pemerintahan, mulai dari pejabat, camat, lurah dan kepala desa supaya jangan mau ditekan dan diintervensi maupun dipaksa untuk memilih salah satu paslon ataupun dipaksa menjadi tim sukses, tetapi berikanlah hak suara untuk menentukan pilihan pada tanggal 9 desember.

“Jangan mau dipaksa, karena kita sudah merdeka. Cukup sudah kita dijajah selama 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang, ini zamannya reformasi dan kita berhak dan bebas untuk menentukan pilihan kita, jangan takut kepada siapapun, melainkan takut sama Tuhan” sebutnya.

Sementara, Ir Amin Daulay dari Golkar, dalam orasi politiknya menyatakan, 16 tahun sudah Kabupaten Madina mekar dari Tapanuli Selatan, dan selama itu juga pembangunan di Madina belum memberi dampak yang positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Saya sendiri dan bapak Oji Atas adalah saksi hidup mekarnya daerah kita ini, enam belas tahun sudah Madina mekar, tapi selama itu juga masyarakat masih banyak yang sengsara, rakyat masih miskin dan terzalimi, sementara mereka-mereka yang duduk manis di sana hanyalah penikmat-penikmat dari perjuangan tokoh-tokoh kita terdahulu,” katanya.

“Karena itulah, mari kita bersama-sama memilih nomor 3, karena pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yang lahir dan dibesarkan di Madina tentu lebih mengerti apa yang dibutuhkan rakyat. Mari tinggalkan semua perbedaan dan satukan pilihan kita kepada paslon nomor urut 3 untuk perbaikan Madina ke depan,” teriak Amin.

Di sesi lain, Miswaruddin Daulay mengatakan, sudah saatnya masyarakat Madina bangkit dari keterpurukan, bangkit dari ketertinggalan dengan memilih paslon nomor urut 3,  yang akan membuktikan bahwa Madina bisa lebih baik dari yang selama ini.

“Kami akan abdikan apa yang ada dalam diri kami untuk seluruh rakyat Madina, kami prihatin melihat perjalanan Kabupaten Madina yang sudah cukup lama, tapi rakyat belum merasakan dampak positif. Kami akan amanah, berikan kesempatan dan kepercayaan bagi kami untuk memimpin daerah yang sama-sama kita cintai ini, insya Allah kami akan buat perubahan, tidak ada yang namanya KKN, tidak ada membayar untuk suatu jabatan, kami siap melaksanakan pemerintahan yang bersih dan berkualitas, yakinlah bersama kami Madina akan lebih baik,” kata Miswar.

Sedangkan Saparuddin Haji alias Akong dalam orasinya mengatakan, ‎Kabupaten Madina sungguh kaya sumber daya alam, tapi sesungguhnya SDA yang dimiliki itu belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Kebijakan-kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat, sehingga banyak terjadi ketimpangan yang berujung penderitaan bagi rakyat.

“Kita melihat harga karet murah, harga hasil bumi masyarakat tidak diperhatikan pemerintah. Apabila masyarakat memberikan amanah, kami nanti bersama DPRD akan membuat langkah strategis untuk menuntaskan persoalan-persoalan rakyat, itu yang kami utamakan. Karena, sudah cukuplah rakyat menderita di tengah kekayaan alam yang kita miliki. Karena semua kekayaan alam ini adalah milik kita dan diperuntukkan untuk kesejahteraan ummat, bukan untuk kekayaan mereka-mereka yang mengkhianati rakyat,” katanya.

“Berikan kepercayaan dan kesempatan bagi kami, kami akan amanah, kami tidak akan memberikan janji-janji, tapi kami akan tunjukkan bukti bahwa kamilah yang terbaik diantara paslon yang lain, pilih kami tanggal 9 desember mendatang, dan InsyaAllah kami akan berbuat yang terbaik bagi daerah kita,” himbau Saparuddin Haji.

Sumber                : http://koranbogor.com

Editor    : Dahlan Barubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar