Home / Seputar Madina / RP-APBD 2012 Madina 817 Milyar

RP-APBD 2012 Madina 817 Milyar

Wakil Bupati Madina 241012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RP APBD) tahun 2012 sebesar Rp. 817 milyar disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution pada sidang paripurna DPRD Madina, Rabu (24/10).

Besaran pagu anggaran di RPAPBD ini merupakan peningkatan yang luar biasa dalam sejarah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekaligus memperlihatkan ketangguhan pemerintahan Hidayat-Dahlan dalam lobi-lobi anggaran daerah.

Paripurna RP APBD ini sejak awal dibayang-bayangi oleh tidak cukupnya quorum paripurna terkait terpecahnya lembaga legislatif tersebut dalam dua kelompok kekuatan. Namun, saat sidang dibuka oleh Ketua DPRD As Imran Khaytami, jumlah anggota dewan yang hadir mencapai 29 orang atau melebihi target quorum.

Pada nota pengantar keuangan RPAPBD, wakil bupati menyebutkan bahwa pagu anggaran bertambah sebesar Rp. 137 Milyar atau 20,20 persen dari APBD induk. APBD tahun 2012 sendiri sebesar Rp. 680 milyar. Sehingga total pagu pada RPAPBD ini sebesar Rp. 817 milyar.

Secara rinci disebutkan pertambahan tersebut betrasal dari terget Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 45 milyar, Dana Perimbangan Rp. 622 milyar lebih serta Pendapatan Lain-lain Yang Sah Rp.150 Milyar lebih.

Dana Perimbangan itu terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak Rp. 36 Milyar lebih yang mengalami pertambahan Rp. 4 Milyar lebih, Dana Bagi Hasil SDA Rp. 2 Milyar yang mengalami pertambahan Rp. 489 juta. Sementara Dana Alokasi Umum yang Rp.541 milyar tak berubah, dan Dana Alokasi Khusus juga tidak mengalami pertambahan atau tetap sebesar Rp.41 milyar.

Pada Dana Lain-lain Pendapatan daerah yang sah mengalami pertambahan Rp.132 milyar lebih yang merupakan kontribusi dari belanja Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp.54 milyar lebih, Dana Penyesuaian dari Dana Tunjangan Profesi Guru PNS Daerah Rp. 68 milyar lebih dan dana tambahan penghasilan guru PNS daerah sebesar Rp.10 milyar lebih.

Sementara Rencana belanja yang diajukan mengalami pertambahan sebesar Rp.165 milyar lebih terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung. Pembiayaan daerah mengalami pertambahan sebesar Rp. 28 Milyar lebih, hal ini merupakan kontribusi dari sisa lebih anggaran sebelumnya atau SILPA Rp.30 milyar lebih dan pengeluaran pembiayaan tetap Rp.10 Milyar.

Di sisi lain Wakil Bupati mengatakan PAPBD tahun 2012 ini lebih diarahkan pada kebutuhan yang langsung menyentuh masyarakat berdasar skala prioritas, guna menciptakan dan menggairahkan perekonomian masyarakat, dengan menganut prinsip optimalisasi, efesien, efektifitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Alasan dilakukannya perubahan arah tersebut menurutnya, melihat perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antara unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Serta keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya yang harus digunakan dalam tahun berjalan. (mar)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. salam pak..banyak pertambahan anggaran daerah … alangkah baiknya di sesuaikan dengan harga komoditi pertanian masyarakat madina (karet, sawit,coklat,dsb…) agar masyarakat dapat lebih mengairahkan pengelolaan pertaniannya…. key word. naikkan harga

Silahkan Anda Beri Komentar