Home / Seputar Madina / RSUD Panyabungan Perlu Direformasi

RSUD Panyabungan Perlu Direformasi


Penilaian Satma PP Madina

MADINA- Ketua Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) Madina Tan Gozali Nasution, menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan perlu direformasi. Pimpinan dan jajaran struktural selayaknya diganti. Reformasi tersebut demi peningkatan citra RSUD Panyabungan di mata masyarakat.
Penilaian ini disampaikan Tan Gozali Nasution, kepada METRO, Selasa (21/12), usai sidang paripurna anggota DPRD Madina dengan Pj Bupati Madina Aspan Sopian Batubara.
Menurutnya, penyampaian Pj Bupati Madina itu tak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan, apalagi yang menyangkut pelayanan pasien. Pj Bupati seharusnya turun langsung ke RSUD untuk memastikan keburukan RSUD Panyabungan. Sebab, banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan RSU Panyabungan yang buruk. Namun, akibat rendahnya taraf ekonomi masyarakat masih memilih RSU Panyabungan sebagai tempat berobat.
“Yang disampaikan Bupati itu seharusnya diprotes DPRD Madina. Bupati menyampaikan bahwa tak memahami terkait menurunnya pelayanan RSUD Panyabungan, mungkin ada benarnya jumlah masyarakat yang berobat ke RSUD Panyabungan cukup tinggi tetapi itu akibat rendahnya taraf ekonomi masyarakat dan bagi ekonomi yang menengah ke atas pasti tak akan mau berobat ke RSUD. Dan ini sudah terbukti bahwa RSU swasta yang ada semakin berkembang dengan pesat,” tegas Gozali.
Apalagi yang menyangkut pelayanan paramedis dan pegawai yang ada, Tan Gozali menyebutkan, pihaknya sudah sering menerima keluhan dari lapisan masyarakat yang berobat ke RSUD Panyabungan. Pasien rawat inap sering terlambat memeroleh pengobatan dari tenaga medis yang ada bahkan pelayanannya juga tak santun.
“Kami menduga ada permainan antara RSUD Panyabungan dengan RSU lainnya. Pasalnya, kami juga memeroleh laporan bahwa dokter yang ada di RSUD Panyabungan sudah berulang kali menyuruh pasien untuk berobat ke RSU swasta yang ada di Madina. Bukan itu saja pelayanan di bidang keamanan juga sangat bobrok karena keluarga pasien sering mengalami kehilangan harta benda di dalam ruang rawat inap dan RSUD tak pernah mengganti rugi dan selalu menyalahkan keluarga pasien. Ini sudah tak benar lagi dan Pj Bupati Madina harus berpihak kepada kebenaran fakta yang ada, harusnya Pj Bupati Madina membentuk tim khusus untuk memantau dan menginvestigasi segala persoalan yang ada di RSUD Panyabungan dan melakukan reformasi birokrasi dengan mengganti pimpinan dan pejabat struktural yang ada demi peningkatan kulalitas,” ungkap Tan Gozali. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

Comments

Komentar Anda