Home / Seputar Madina / Sadrak Pasaribu : DPC PA GMNI Tabagsel Segera Dibentuk

Sadrak Pasaribu : DPC PA GMNI Tabagsel Segera Dibentuk

Sadrak Pasaribu dan logo PA GMNI

Sadrak Pasaribu dan logo PA GMNI

PANYABUNGAN (mandailing Online) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) akan segera dibentuk di kawasan Tabagel.

Hal itu diungkapkan Sadrak Pasaribu kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11) terkait rencana pembentukan DPC AP GMNI tersebut.

Dikatakannya, rencana pembentukan itu setelah adanya instruksi dari Ketua DPD PA GMNI Sumut, Ir. Lancar Siahaan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut beberapa hari lalu agar segera melakukan langkah-langkah bagi pembentukan DPC PA GMNI di Tabagel.

Sadrak yang juga mantan Ketua DPC GMNI Kota Medan ini mengtakan, instruksi ketua DPD PA GMNI Sumut agar segera menginisiasi pertemuan awal sesama alumni GMNI yang tersebar di Tabagsel dalam rangka konsolidasi dan membicarakan rencana DPC PA GMNI di wilayah Tabagsel.

Yang melatarbelakangi pembentukan ini, menurut Sadrak, karena sejauh ini PA GMNI di wilayah Tabagsel belum memiliki cabang organisasinya, sedangkan alumni telah tersebar di kawasan ini.

Berdasar itu, Sadrak telah dihunjuk oleh DPD PA GMNI Sumut sebagai inisiator pertemuan dan konsolidasi bagi pembentukan DPC PA GMNI di wilayah Tabagsel.

Oleh karena itu, Sadrak saat ini sedang melakukan pendataan kembali aliumni GMNI di wilayah Tabagsel. Dia juga berharap kepada seluruh rekan-rekan alumni GMNI yang berdomisili di wilayah Tabagsel melakukan konfirmasi kepadanya melalui telefon 081260013056.

Sadrak menyatakan bahwa alimni-alumni GMNI memiliki potensi  dan sumbangsih solusi konstruktif kepada pemerintah daerah dalam dinamika perjalanan pembangunan di wilayah Tabagsel di segala bidang, baik ekonomi, sosial dan budaya. Memupuk kebhinekaan dalam dinamika berbangsa dan bernegara. Secara internal juga sebagai sambung rasa sesama kader pedjoeang pemikir-pemikir pedjoeang.

“Pasca ber-GMNI, pejuangan ideologis, yakni membumikan Marhaenisme di tengah-tengah rakyat adalah hutang sejarah yang harus dilunasi sampai sosialisme Indonesia tercapai, yakni massyarakat yang adil dan sejahtera sesuai dengan tujuan Pancasila,” kata Sadrak yang juga Wakil Ketua DPC PDI Peruangan Madina ini.     

 

Peliput  : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar