Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Mar 2017
  • print Cetak

Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial)
Sejarahwan Mandailing

 

Basyral Hamidi Harahap

Syekh Sulaiman yang lebih terkenal dengan Tuan Syekh Aek Libung pada tahun1905 dan wafat di Desa Aek Libung pada tahun 1970. Ulama bermarga Nasution ini lahir dan besar dalam keluarga ulama. Kakeknya, Syekh Rowani Al-Kholidy Naqsabandy bin Mangindal bin Maharaja Manambir Mandailing, adalah seorang ulama tarikat. Ayahnya juga seorang ulama tarikat Naqsabandiyah bernama Syekh Syihabuddin bin Syekh Rowani Al-Kholidy Naqsyabandy bin Mangindal bin Maharaja Mandailing, lahir tahun 1866. Ulama ini adalah murid dari Syekh Muhammad Ali Ridha ketika berkhalawat di Jabal Kubeis, Mekkah, pada tahun 1910.

Syekh Sulaiman menulis nama lengkapnya pada buku yang ditulisnya ialah Syekh Sulaiaman bin al-Allamah Syekh Syihabuddin bin Maharaja Manambin Mandailing.

Syekh Sulaiaman yang ahli hadis ini menulis buku Mabadi’u Mushthalah Hadist dicetak di Medan pada tahun 1960 oleh hadische Drukkerij.

Pendidikan Syekh Sulaiman mulai dari Sekolah rakyat, kemudian mengaji di Purb Baru sebelum belajar di Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyah di Mekkah. Syekh Sulaiman belajar di Mekkah selama 15 tahun. Beberapa kawan seangkatannya ketika belajar di Mekkah antara lain: Syekh Ali Hasan Ahmad, Syekh Abdul Wahab Muaramais, Syekh Adnan Yahya di Medan, H. Miskuddin di Medan dan Syekh Ja’far Abdul Wahab di Padangsidimpuan.

Prestasi ulama yang utama ialah mendirikan pondok parsulukan di Aek Libung, Angkola Jae. Pernah juga mengelola Madrasah Asy-Syihabiyah di Sayurmatinggi.

Ada beberapa informasi tentang daerah asalnya, ada yang mengatakan dari Mandailing, ada yang mengatakan dari Singkuang, Pantai Barat Madina dan ada pula yang mengatakan bahwa leluhurnya berasal dari Desa Sigorbus di sibuhuan kemudian pindah ke Matondang. Nama kakek dari kakeknya, Maharaja Manambir (Manambin?Penulis) Mandailing, memberi indikasi bahwa Syekh Sulaiman berasal dari Mandailing. Wallahu a’lam bis Sawab.

Syekh Mahmud Aek Koboran, Tombang Bustak, naik haji pada tahun 1902 dan menuntut ilmu selama 8 tahun di Mekkah. Ia adalah putera Sutan Porang gelar Haji abdul Rahim dari Desa Manambin. Sutan Porang orang Mandailing pertama yang menunaikan ibadah haji pada tahun 1850.

Syekh Abdul  Hamid, Hutapungkut Jae, pada tahun 1895 kembali ke desanya dari Mekkah setelah sepuluh tahun belajar di kota suci Mekkah. Ualam besar ini terkenal sebagai ahli fiqh. Karena penguasaannya atas kitab Sabilal Muhtadin, ia digelar murid-muridnya Syekh sabilal. Murid-muridnya datang dari Kotanopan sekitarnya. Ia mengajar di beberapa desa antara lain Kotanopan, Hutapungkut, Tamiang. Muara Botung dan sekitarnya.

Dua orang muridnya yang terkemuka adalah Syekh Musthafa Husein dan Syekh Mahmud fauzi dari Batangtoru. Ia mendirikan masjid di Hutapungkut Julu yang ada pada masa pergerakan nasioanl sering dipakai sebagai tempat rapat-rapat politik, bahkan kelak rumahnya dijadikan kantor Prtindo dan Pesindo.

Syekh abdul wahab, Muaramais Jambur, belajar di Mekkah kemudian kembali ke desanya Muaramais Jambur. Ia mengadakan pengajian rutin di rumahnya, kemudian pada tahun 1989 mendirikan pesantren Darul Ulum di desa itu. Sepeninggalnya pesantren ini di pimpin oleh puteranya, Syekh Mawardi.

Syekh Husin Nasution (1866-1932) lahir di Huraba Kecamatan Siabu. Pada tahun 1890 naik haji dan belajar di Masjidil Haram selama tujuh tahun. Dalam perjalan pulang ke Mandailing, Syekh Husin Nasution, ditawari oleh teman seperguruannya ketika kembali dari Mekkah untuk berdiam beberapa tahun di Negeri Perak. Mereka aktif membina pondok pergurun Islam di Perak. Mereka berhasil memajukan pondiok itu, terbukti dengan banyaknya orang yang belajar di pondok tersebut.

Syekh Husin Nasution menikah dengan gadis asli Melayu di Perak, bernama Zainab. Mereka dianugrahi dua orang putera bernama Abdul Malik san Ahmad Zein. Kaum kereabat Syekh Husin Nasution datang ke Perak untuk mengajaknya kembali ke kapung halaman Huraba. Isterinya tidak bersedia ikut. Setelah bermukim lima tahun di Perak, Syekh Husin Nasution kembali ke Huraba, kemudian menikah dengan gadis sekampungya, Masdaur, yang melahirkan seorang putera dan tiga orag puteri, masing-masing: Asmah, Halimah dan Abdul Jawad Nasution.

Setibanya di Huraba pada tahun 1902, Syekh Husin Nasution mendirikan Pondok Huraba. Muridnya datang dari berbagai penjuru anatar alain: Siabu, Barumun dan Padang Sidimpuan. Setelah mengasuh Pondok Huraba selama 24 tahun. Syekh Husin nasution pindah ke Padangsidimpuan dan mengajar di Masjidil Raya Lamo. Nasution di Kantin, Padangsidimpuan. Beberapa orang di anatar muridnya anatar lain: Haji Abdul Wahab, Ratal, Haji Abdul Gani, Haji Kari, Haji Shomad dan Syekh abdul Manan Siregar.

Dakwah Syekh Husin Nasution di Padangsidimpaun adalah memberantas kemungkaran termasuk adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Ulama ini wafat pada tahun 1932 dalam usia 66 tahun. Sesuai wasiatnya, ia dimakamkan di kampung halamannya, Huraba, Kecamatan Siabu. (bersambung / dikutip dari buku Madina Madani)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • Ini Dia Jadwal Tahapan Pilkades di Madina

    Ini Dia Jadwal Tahapan Pilkades di Madina

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanggal 19 Oktober hingga 03 November 2016 : Pendataan Daftar Pemilih dan Penetapan Daftar Pemilih. Tanggal 31 Oktober hingga 08 November 2016 : Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Tanggal 09 hingga 11 November 2016 :  Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa ke II Tanggal 12 hingga 13 November 2016 :  Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa ke […]

  • Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usulan penutupan perusahaan panas bumi PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana dimuat beberapa media menurut Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Muhammad Irwansyah Lubis hanya sebatas lip service. “Kita tidak pernah mendengar usulan itu diajukan secara resmi kepada pemerintah pusat […]

  • Motocross Piala Bupati Digelar 17-18 September 2011

    Motocross Piala Bupati Digelar 17-18 September 2011

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) M Daud Batubara meninjau persiapan arena kejuaraan motocross memperebutkan Piala Bupati Madina di Lapangan Bukit Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Kamis (15/09/2011). Sekda yang datang dengan beberapa Kepala SKPD terkait, langsung turun ke arena untuk meninjau apakah arena sudah layak. Dalam kesempatan itu, Sekda menanyakan tentang keselamatan penonton serta apakah […]

  • Kecurangan Mulai Terbongkar

    Kecurangan Mulai Terbongkar

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kecurangan seleksi penerimaan CPNS di Pemkab Padang Lawas (Palas), terbongkar. Hasil skoring (nilai) yang dikeluarkan Universitas Indonesia (UI) yang merupakan penyeleksi CPNS Palas, diduga dimanipulasi. Sekretaris Forum Peduli Padang Lawas (FPPL) Partahanan Hasibuan di Medan, Ahad (26/12/2010), menjelaskan pihaknya mendapatkan data hasil skoring untuk 17 CPNS dari UI yang diduga lulus namun ternyata oleh […]

  • Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – APBD Kabupaten Madina TA 2022 disetujui oleh DPRD Madina pada rapat paripurna, Selasa (30/11/2021). Pembahasan APBD ini menjadi yang terbaik dalam sejarah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari sisi prinsip dan progresnya sebagaimana yang dikehendaki undang-undang penyusunan APBD suatu daerah. Empat poin penting yang dikehendaki Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun […]

expand_less