Home / Berita Sumut / Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

Tanah Karo, – Masyarakat Tanah Karo, khususnya yang berdomisili di kawasan kaki perbukitan Gunung Sinabung sekitarnya, dan para wisatawan diimbau tidak terpengaruh provokasi isu miring yang menyatakan gunung yang berada di ketinggian 2.460 m dpl itu, meningkat statusnya.
“Sesuai laporan bulanan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Berapi Sinabung, tertanggal 1 Agustus 2013 lalu, Sinabung masih tetap berada di level II (waspada), “ ujar Kabid Humas Pemkab Karo, Jhonson Tarigan kepada MedanBisnis, Selasa (13/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, status waspada atau yang lazim juga dikenal dengan sebutan level II yang diberlakukan terhadap Gunung Api Sinabung, jangan disalah pahami oleh masyarakat dan turis. Karena sejak kepulangan masyarakat pada akhir bulan September Tahun 2010 lalu, status gunung api yang sebelumnya menyandang tipe B (aktif dan belum tercatat letusannya) itu, tetap di level II.

“Disini dibutuhkan pemahaman agar tidak salah mengartikan status Gunung Sinabung yang dari tipe B berubah menjadi tipe A pasca letusan, hari Minggu 29 Agustus dini hari, Tahun 2010 lalu. Jadi kita jelaskan, bahwa hingga saat ini tidak ada peningkatan status Gunung Sinabung,” papar Jhonson Tarigan didampingi stafnya, Toni Eden Tarigan.

Hanya saja, ungkap Jhonson lebih jauh, sehubungan aktivitas gunung api yang berada di Kecamatan Naman Teran itu, sesuai laporan pihak PVMBG pada awal bulan ini, berdasarkan data pengamatan secara instrumental (seismik) dan secara visual, ada mengalami sedikit peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) dari bulan sebelumnya (Juni dan Juli 2013).

“Sekali lagi kita himbau agar jangan panik, khusus kepada warga yang beraktivitas di radius 2 Km dari kawah, apabila mencium bau belerang yang menyengat, disarankan menggunakan penutup mulut/masker. Apapun isu yang berkembang di lapangan, warga diminta berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan setempat atau langsung bertanya ke Pos Pengamatan Gunung Sinabung di kawasan Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat,” kata Jhonson.

Kadis Pariwisata Seni dan Budaya (Parsenbud) Pemkab Karo, Dinasti Sitepu S Sos ditempat terpisah menyatakan status Gunung Api Sinabung saat ini, tidak perlu di provokasi apalagi dipolitisir. Karena pada kenyataannya sesuai catatan dan laporan PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Berapi Sinabung, pada bulan Juni dan Juli 2013, tidak terekam adanya Tremor (getaran ditubuh gunung).

“Jangan salah artikan status gunung. Bukan menuduh, tetapi mungkin saja adanya isu peningkatan status Gunung Api Sinabung, dari ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin merusak perekonomian warga, khususnya yang bergerak dibidang jasa wisata dan pertanian. Apabila status gunung api naik, tentunya pemerintah tidak akan tinggal diam,” kata Dinasti. (MB)

Comments

Komentar Anda

2 comments

  1. Masalah yang tidak pala besar, jangan dibesar-besarkan, mari lakukan bantuan, materi, tenaga, dsb, bukan hanya ngomong besar.!!

Silahkan Anda Beri Komentar