Home / Seputar Madina / Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh DPRD Mandailing Natal (Madina), Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution mengajak semua pihak agar mengedepankan hati yang bersih dalam suasana Ramadhan serta mengedepankan kepentingan rakyat dan daerah.

Menurutnya, apapun alasanya, asal dengan muatan hati yang bersih, kemauan yang murni serta berdasar kepentingan rakyat dan daerah, semua kendala dalam pembahasan 11 Ranperda akan dapat terselesaikan.

“Tolonglah mengedepankan hati yang bersih dengan semangat dan esensi suasana Ramdhan,” ujarnya menjawab Mandailing Online, Sabtu (20/7/2013) via telefon seluler.

Pembahasan 11 Ranperda harus segera dibahas dan disahkan karena ranperda-ranperda tersebut memiliki urgensi yang vital bagi penggerakan perjalanan pemerintahan dan layanan pemerintahan daerah kepada rakyatnya.

Hati yang bersih harus dikedepankan bukan saja oleh para anggota DPRD Mandailing Natal, tetapi juga para pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah dalam menyikapi semua kendala yang muncul dalam pembahasan ranperda tersebut.

Kepentingan rakyat dan daerah, kata Dahlan Hasan, adalah hal yang harus dikedepankan dalam setiap langkah dan tindakan semua pelaku pembuat kebijakan agar esensi penyelenggara pemerintahan itu mampu melahirkan solusi dari setiap kendala yang muncul.

Oleh karenanya, polemik pembahasan 11 Ranperda tak akan tuntas jika pijakannya melenceng dari esensi kepentingan rakyat dan daerah. Serta harus diperkuat dengan hati yang bersih dan istiqomah. (dab)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar