Seputar Madina

Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

Bangunan irigasi yang hancur
Bangunan irigasi yang hancur

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor.

Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat.

Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. Proyek pembangunan jaringan irigasi tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) TA 2015 yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Madina dengan nilai kontrak Rp. 194.530.000.

“Sekarang ini masih dalam tahap pemeliharaan selama 6 bulan, untuk itu kita akan menyurati mereka untuk memperbaiki bangunan yang rusak tersebut,” ujar Rijal.

Ketika disinggung mengenai pembayaran kepada kontraktor, Rijal mengatakan bahwa nilai kontrak pembangunan jaringan irigasi di Kelurahan Gunung Baringin tersebut sebesar Rp 194.530.000, dan sudah dibayarkan 100 persen.

“Kita sudah membayarkan pekerjaan tersebut 100 persen kepada CV. Menara Berlian Pantai Barat sebesar nilai kontrak yang tertera di dalam kontrak tersebut,” pungkas Rijal.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.