Home / Seputar Tapsel / Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar

Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar


SIPIROK- Stadion Sahala Muda Pakpahan di Dusun Tanjung Medan, Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terkesan ditelantarkan. Padahal, stadion ini yang merupakan satu-satunya yang memiliki lapangan berstandart nasional di Kecamatan Sipirok.
Beberapa warga sekitar menyebutkan, sejak tahun 2008 lalu, kondisinya terkesan tanpa perawatan. Rumput yang tumbuh di sekeliling stadion menambah kesemrawutan stadion yang dibangun dan dimanfaatkan sebagai sarana olahraga sekitar tahun 1985 lalu.

Warga setempat yang ditemui METRO, Kamis (18/11), Siagian (36) dan Dalimunthe (40), mengatakan, keberadaan stadion tersebut tidak pernah mendapat perawatan dan dibersihkan hanya jika ada acara atau pertandingan saja. Padahal, remaja setempat selalu memanfaatkan lapangan untuk bermain sepakbola.

“Remaja di sini selalu memanfaatkannya untuk bermain bola. Dari wilayah Pasar sekitar sekali seminggu datang ke sini, dan yang saya lihat selama ini dibersihkan jika memang mau ada acara atau ada perebutan trofi sepakbola. Tapi sekarang sudah jarang,” kata mereka.

Pantauan METRO, keberadaan stadion cukup memprihatinkan. Di samping tribun ditumbuhi rumput liar. Di tengah lapangan rumput yang tumbuh mencapai setinggi lutut orang dewasa. D ipingir lapangan rumput liar dan semak-belukar mulai menjalar.

Di samping itu, tempat duduk penonton tampak kotor dengan kondisi sampah dan kotoran binatang berserakan, yang lebih tragis ruang ganti atau ruang lainnya kondisi pintu sudah terbuka. Dan di dalamnya mengeluarkan bau pesing. (ran)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda