Home / Seputar Madina / Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

Bagian atas surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di jejaring sosial beredar foto surat pengunduran Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Surat ber kop Bupati Mandailing Natal itu bertanggal 18 April 2019 itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution D/P Menteri Kordinator Perekonomian Republik Indonesia.

Surat itu bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019. Prihal “Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati”.

Sejauh ini tidak diketahui mengapa surat pengunduran diri bupati itu beredar di facebook.

Berdasar isi surat itu, alasan pengajuan mundur ini diduga akibat minimnya suara petahana dalam Pilpres 2019 di Mandailing Natal (Madina).

Itu tersirat dari kalimat “Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan” pada paragraf pertama isi surat.

Bagian ats surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Bupati Madna, Dahlan Hasan Nasution soal surat yang beredar di facebook ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Mandailing natal, Afandi Lubis yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, pukul 14.39 WIB, Minggu (21/4/2019) menyatakan bahwa surat pengunduran diri itu benar tandatangan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Di sisi lain, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu partai pengusung Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution bersikap akan menemui bupati Madina Dahlan Hasan Nasution untuk membicarakan surat pengunduran diri yang menyear di jejaring sosial ini.

“Sebab, jika pun surat itu benar ada, hingga kini kami belum menerima tembusannya,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal,Iskandar Hasibuan menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Minggu (21/4)

Dan surat seperti itu juga belum tepat diedarkan kepada publik karena masih bersifat rahasia. Oleh karena itu, Iskandar menyatakan kebingungannya dan mempertanyakan siapa pihak pertama yang mengedarkan surat itu kepada publik.

Dari sisi model surat, Iskandar juga menilai bahwa surat pengunduran diri bupati harusnya berbentuk Surat Pernyataan yang diawali dengan kalimat “Saya yang bertandatangan di bawah ini : Nama” dan seterunya.

Surat itu juga menjadi janggal karena tak memiliki tembusan kepada DPRD Mandailing Natal.

Iskandar juga menyatakan bahwa pihaknya tak setuju begitu saja bupati mengundurkan diri. Sebab, sejatinya Dahlan Hasan Nasution membahasnya terlebih dahulu dengan partai politik yang mengusungnya di Pilkada lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.