Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
  • print Cetak

Bagian atas surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di jejaring sosial beredar foto surat pengunduran Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Surat ber kop Bupati Mandailing Natal itu bertanggal 18 April 2019 itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution D/P Menteri Kordinator Perekonomian Republik Indonesia.

Surat itu bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019. Prihal “Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati”.

Sejauh ini tidak diketahui mengapa surat pengunduran diri bupati itu beredar di facebook.

Berdasar isi surat itu, alasan pengajuan mundur ini diduga akibat minimnya suara petahana dalam Pilpres 2019 di Mandailing Natal (Madina).

Itu tersirat dari kalimat “Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan” pada paragraf pertama isi surat.

Bagian ats surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Bupati Madna, Dahlan Hasan Nasution soal surat yang beredar di facebook ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Mandailing natal, Afandi Lubis yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, pukul 14.39 WIB, Minggu (21/4/2019) menyatakan bahwa surat pengunduran diri itu benar tandatangan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Di sisi lain, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu partai pengusung Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution bersikap akan menemui bupati Madina Dahlan Hasan Nasution untuk membicarakan surat pengunduran diri yang menyear di jejaring sosial ini.

“Sebab, jika pun surat itu benar ada, hingga kini kami belum menerima tembusannya,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal,Iskandar Hasibuan menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Minggu (21/4)

Dan surat seperti itu juga belum tepat diedarkan kepada publik karena masih bersifat rahasia. Oleh karena itu, Iskandar menyatakan kebingungannya dan mempertanyakan siapa pihak pertama yang mengedarkan surat itu kepada publik.

Dari sisi model surat, Iskandar juga menilai bahwa surat pengunduran diri bupati harusnya berbentuk Surat Pernyataan yang diawali dengan kalimat “Saya yang bertandatangan di bawah ini : Nama” dan seterunya.

Surat itu juga menjadi janggal karena tak memiliki tembusan kepada DPRD Mandailing Natal.

Iskandar juga menyatakan bahwa pihaknya tak setuju begitu saja bupati mengundurkan diri. Sebab, sejatinya Dahlan Hasan Nasution membahasnya terlebih dahulu dengan partai politik yang mengusungnya di Pilkada lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian ESDM hari ini, Senin (13/12/2010) merilis harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per periode 15 Desember tetap. Hal ini ditetapkan atas dasar hasil monitoring dan evaluasi perkembangan harga minyak mentah dan harga produk BBM di pasar dunia selama tahun 2010 masih dalam kisaran asumsi makro APBN-P 2010 ($ 80 per barel). Rata-rata harga minyak […]

  • Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peserta apel gabungan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada setiap Senin pagi di halaman Masjid Agung Nur Alan Nur terus berkurang. Berkurangnya jumlah peserta apel ini menjadi salah satu sorotan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat memimpin apel pagi tadi, Senin (24/1). “Saya melihat barisan mulai renggang, […]

  • Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI. Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah […]

  • Deviden Cashback

    Deviden Cashback

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 2) Oleh : Dahlan Iskan Sudah empat tahun PT Pengayom Petani Sejagad berdiri. Setiap tahun petani menerima ‘cashback’ dari Pengayom. Bahkan setiap habis panen –kalau setahun bisa panen dua atau tiga kali. Istilah ‘cashback’ itu hanya dipakai untuk memudahkan petani mencernanya. Padahal itu adalah pembagian laba biasa. Mengapa pembagian laba itu tidak diwujudkan […]

  • Pameran Pembangunan HUT 17 tahun Madina

    Pameran Pembangunan HUT 17 tahun Madina

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Hari Pertama pameran pembangunan Ulang Tahun ke 17 Kabupaten Mandailing Natal, yang dimeriahkan SKPD dan Swasta yang berdomisili di kabupaten Madina. Tetap terlihat kemeriahan meskipun  di protes para pengunjung karena lokasi sekarang yang ada di Tapian Siri Siri sulit di akses pengunjung terutama yang datang secara rombongan. Terlalu jauh untuk jalan kaki, sementara kalau naik […]

  • Kebijakan Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu, Uang Negara Triliyunan Terbuang

    Kebijakan Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu, Uang Negara Triliyunan Terbuang

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BATANG NATAL (Mandailing Onlne) – Program pendanaan terhadap guru bersertifikasi dinilai tak memiliki output fositif, bahkan negara dirugikan triliyunan rupiah, sebab antara guru yang bersertifikasi dengan guru non sertifikasi tak ada bedanya, masa jam mengajar tetap sama. Uang triliyunan yang dikucurkan kepada para guru sertifikasi ini pun menjadi semacam uang berfoya-foya ditengah tidak […]

expand_less