Home / Berita Sumut / Surung Panjaitan menangis di persidangan

Surung Panjaitan menangis di persidangan

MEDAN (Mandailing Online) – Surung Panjaitan yang menjadi terdakwa kasus dugaan suap terhadap Bupati Madina Hidayat Batubara terlihat menangis dan mengakui kesalahannya saat disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Kepada Majelis Hakim pengusaha tersebut berkeras bahwa dirinya tidak pernah menyatakan setuju menggarap proyek di RSUD Panyabungan yang ditawarkan oleh anak buah Bupati Madina.

Walaupun selalu membayar tagihan makan dan minum dalam setiap pertemuan, ia mengaku tidak pernah meminta bertemu dengan para pejabat Madina untuk membahas proyek tersebut. “Sebagai pengusaha, saya kurang suka dibayari orang lain,” katanya.

Namun, Surung tidak berkutik ketika hakim Agus Setiawan mencecarnya. Menurut Agus, setelah beberapa sidang dengan mendatangkan berbagai saksi, hakim belum juga dapat mempercayai bahwa Surung tidak punya kepentingan memberikan uang kepada anak buah Bupati Hidayat Batubara. “Bagaimana meyakinkan kami (majelis hakim)? Bukan hanya kami, tapi seluruh orang yang ada di ruangan ini bahwa uang itu tidak ada kaitannya dengan proyek?” kata Agus.

Surung semakin gugup ketika hakim Lebanus menanyakan sepanjang kariernya selama 30 tahun sebagai pengusaha konstruksi sudah berapa banyak fee proyek yang diberikan Surung kepada pejabat pemerintah. Surung mengatakan tidak selalu memberikan fee.

Di akhir persidangan, hakim Agus menanyakan apakah Surung ingin berbicara sebelum sidang memasuki agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa, Kamis besok.

“Ada, Pak. Majelis hakim yang mulia, setelah menjalani persidangan ini saya akhirnya menyadari bajwa telah lalai karena telah memberikan pinjaman kepada pegawai. Saya pikir memberikan pinjaman pribadi tidak ada masalah. Ternyata di persidangan ini memberikan pinjaman kepada pegawai negeri itu salah. Saya mohon kepada majelis hakim. Saya berjanji bersumpah tidak melakukan perbuatan ini lagi. Memperbaiki diri agar tidak tersangkut masalah-masalah seperti ini. saya sungguh mengambil pelajaran yang luar biasa,” katanya sambil menangis.

Usai sidang, Surung langsung dipeluk oleh isterinyam Blondina Manurung dan anak lelakinya yang ikut menangis mendengar pengakuan Surung saat duduk di kursi pesakitan.

Setelah pembacaan tuntutan Kamis besok, rencananya sidang akan langsung dilanjutkan dengan pembacaan pledoi pada Jumat (18/10/2013). Senin pekan depan diharapkan Surung telah mendapatkan vonis terhadap kasusnya.(wasp)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. parlaungan lubis

    Dipersidangan kau menangis.tapi disaat kau mendapat proyek dari hasil kongkalikong dgn para pejabat yg bejat kau terbahak bahak..dasar….bumi hanguskan korupsi /koruptor dipersada indonesia

Silahkan Anda Beri Komentar