Home / Seputar Madina / Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga awal September 2015, akitivitas tahapan konstruksi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dilaksanakan PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di wilayah kerja proyek Kabupaten Mandailing Natal, sedang berjalan.

Pantauan wartawan sejak akhir Agustus hingga awal September, kegiatan tahapan konstruksi berjalan normal, baik pengerjaan konstruksi di lokasi rencana titik bor maupun ruas-ruas jalan di Panyabungan Selatan dan Puncak Sorik Marapi.

Di lokasi Sumur A, Desa Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Senin (31/8), pihak kontraktor sedang melakukan aktivitas persiapan pengeboran. Saat ini pekerjaan sedang di tahapan pemasangan pipa konduktor. Pipa konduktor ini berposisi sebagai struktur dasar yang berfungsi penghubung kepala bor dengan permukaan sumur.

“Setiap tahapan akan dilakukan penyemenan. Penyemenan sumur secara integral, merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam suatu operasi pengeboran,” kata Manajer CDCR PT.SMGP, Apriadi Gani dalam satu wawancara, Senin (31/8).

Di lokasi Sumur A ini, dua penampungan air yang dilapisi terpal telah selesai dibangun berada persis di samping titik pengeboran. Kawah ini berfungsi sebagai penyimpanan stok air yang diperlukan dalam proses pengeboran.

Pihak PT.SMGP sejauh ini telah menyediakan vasilitas live show berupa video yang dipasang di pintu masuk lokasi Sumur A. Fasilitas live show ini bertujuan agar warga sekitar yang ingin mengetahui detail kegiatan pengeboran bisa menyaksikan langsung melalui video monitor yang terkirim secara live dari sejumlah kamera yang dipasang di beberapa sudut aktivitas pengeboran.

Fasilitas live show ini, selain sarana bagi warga untuk menyaksikan secara langsung aktivitas pengeboran, juga sebagai upaya agar warga tidak masuk ke lokasi pengeboran yang bisa menganggu konsentrasi para pekerja.

Di sebelah lokasi Sumur A, beberapa petani terlihat sedang melakukan penanaman padi. Saat ini musim tanam sedang berlangsung di kawasan persawahan Desa Sibanggor Tonga. Sawah petani dan kebun karet warga berbatasan langsung dengan lokasi Sumur A. Sejauh ini para petani mengaku sawah mereka tak terganggu oleh aktivitas di lokasi Sumur A.

Di sisi lain, warga yang diwawancarai di sebuah warung dekat lokasi Sumur A menyatakan suara dari aktivitas pengeboran untuk pipa konduktor tak terlalu menghasilkan suara bising sebagaimana yang diperkirakan selama ini.

“Ada suara seperti besi yang diketuk-ketuk, tapi terdengar sayup-sayup saja ke mari,” kata warga mengaku marga Lubis yang sedang minum di warung itu.

Sementara itu, pantauan di lokasi Sumur E, Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, pihak kontraktor sedang melakukan pengerjaan konstruksi di lokasi pengeboran. Sejumlah pekerja dan alat berat mengerjakan pemasangan bronjong untuk pematangan lapangan pengeboran. Di sisi lain alat berat sedang melakukan penggalian kawah penyimpanan stok air.

Jalan titik Purba Lamo-Sibanggor Jae yang dibuka

Jalan titik Purba Lamo-Sibanggor Jae yang dibuka

Di sisi lain, tahapan konstruksi yang dilakukan pihak PT.SMGP adalah meng-Up grade jalan dan pelebaran dua ruas jalan serta penambahan konstruksi baja di dua unit jembatan.

Ruas dari titik base camp Purba Lamo Kecamatan Lembah Sorik Marapi hingga simpang pembibitan Desa Sibanggor Jae Kecamatan Puncak Sorik Marapi telah dibangun jalan proyek sepanjang lebih kurang 2,5 Km dengan perbaikan badan jalan dan bahu jalan yang mampu melancarkan arus lalu lintas alat-alat berat ukuran besar.

Di desa Purba Lamo terdapat base camp PT SMGP yang saat ini sudah mencapai tahapan penyelesaian 93 %. Base camp ini berfungsi sebagai kantor karyawan dan penyimpanan peralatan milik PT.SMGP. Jika tidak ada aral melintang, akan diserahterimakan pihak kontraktor kepada PT SMGP di pertengahan September 2015.

Sedangkan jalan yang sudah diperbaiki terdapat dua ruas jalan. Yakni jalur dari titik simpang pembibitan Desa Sibanggor Jae menuju Sumur A di Sibangor Tonga sepanjang kurang lebih 2,5 Km dan jalur dari titik simpang Tano Bato menuju Lokasi sumur E sepanjang kurang lebih 1 Km. Dua unit jembatan di jalur Tano Bato menuju Lokasi sumur E diperkuat dengan penambahan konstruksi baja di bagian bawah kedua jembatan.

Pelebaran ruas jalan itu, selain untuk keperluan lalulintas alat-alat berat dan kenderaan pihak perusahaan, juga berdampak positif bagi masyarakat umum. Warga tak lagi kesulitan menghadapi jalan yang dulunya sempit yang berbelok-belok.

Di jalur Sibanggor Jae-Sibanggor Tonga, sejumlah warga menyatakan sangat puas dengan hasil pelebaran jalan.

“Sebelumnya, kalau dibelokan, kita harus waspada karena sempitnya badan jalan bila berpas-pasan dengan kenderaan yang datang dari arah depan. Tapi kini tak lagi karena sudah lebar,” ujar Nasution warga Desa Sibanggor Jae yang diwawancarai saat memarkirkan sepeda motornya. Rabu (2/9).

“Itu dulunya belokan tajam dan menanjak luar biasa, Ipar. Sekarang sudah tak lagi karena badan jalannya sudah digeser ke arah tebing,” katanya menghunjuk titik tikungan yang dulu menjadi salah satu titik rawan.

Tebing jalan di titik ini telah dikikis sekitar 20 meter sehingga belokan yang dulunya tajam, kini tak lagi, serta sudah berubah menjadi lebar. Satu titik malah sudah dilakukan pengaspalan baru, yakni di titik bekas tanjakan curam.

Di berbagai titik lainnya, kiri kanan badan jalan dikikis rata sehingga bahu jalan melebar. Ada juga sejumlah titik dipasang bronjong menyebabkan sisi jalan melebar. Sejumlah warga yang ditemui, menyatakan sangat senang melihat jalan yang sudah lebar itu.

Di kawasan Roburan, Rabu (2/9) seorang supir Anatra menyatakan sangat gembira setelah jalan itu melebar, sehingga dia dan supir lainnya sudah merasa nyaman melewati jalur yang diperlebar.

Di sisi lain, sejumlah warga Puncak Sorik Marapi dan Panyabungan Selatan yang diwawancarai di sejumlah warung kopi, Selasa (1/9) menyebutkan bahwa mereka memahami proyek pembangkit listrik itu merupakan kebijakan pemerintah yang dikerjakan oleh perusahaan PT.SMGP. Hanya saja mereka meminta agar kontraktor harus lebih profesional bekerja agar kekhawatiran di kalangan masyarakat soal dampak negatif proyek tidak terjadi.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. Kepada
    Bapak/ibu pimpinan
    PT. SMGP
    Di
    Tempat

    Dengan hormat, yang bertanda tangan Di bawah ini saya:
    Nama. :suyono
    Alamat. :huta siantar. Panyabungan
    Tmpt/tgl lhr :bandan hurip/25 juni 1990
    Pekerjaan. :oprator exsapator
    No tlpn. :082177960581
    Bermaksud untuk mengajukan lamaran pekerajaan sebagai oprator exsapator di PT. SMGP yang bapak/ibu pimpin. Sebagai pertimbagan bapak/ibu saya siap membawa:
    1.surat pengalaman kerja selama 9 thun
    2.SIO (surat izin oprasional). K3
    3.KTP
    4.foto
    Demikianlah surat permohonan yang dapat saya buat. Besar harapan saya untuk dapat di tarima bekerja Di perusahaan Yang bapak/ibu Pimpin sesuai di bidang Saya. Atas perhatianya saya ucapkan terima kasih.

Silahkan Anda Beri Komentar