Home / Seputar Madina / Tak Lengkapi Syarat Dianggap Batal

Tak Lengkapi Syarat Dianggap Batal

Pj Bupati Madina mengumumkan syarat yang harus dilengkapi oleh pelamar yang lulus ujian CPNS Madina hari Rabu (22/12) untuk dipenuhi oleh pelamar yang lulus tersebut. Bagi pelamar yang tidak melengkapi syarat atau berkas hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap batal
Hal itu sesuai surat keputusan Bupati Madina nomor 800/626/K/2010 tanggal 20 Desember 2010 tentang Penetapan Peserta Ujian yang dinyatakan Lulus Seleksi Penerimaan/Penyaringan CPNS Daerah Kabupaten Madina tahun formasi 2010.
Dalam penguman tersebut, bagi pelamar yang dinyatakan lulus ujian penerimaan atau penyaringan CPNS Madina Formasi Tahun 2010 agar segera melengkapi berkas administrasi kepada BKD Madina. Waktu pelengkapannya dimulai tanggal 23 hingga 29 Desember 2010.
Menangis Lihat
Pengumuman
Berbagai macam reaksi dan sikap yang ditunjukkan oleh pelamar CPNS ketika melihat pengumuman hasil ujian CPNS Kabupaten Mandailing Natal yang diumumkan pada Rabu (22/12). Sebagian pelamar ada yang terharu sambil menangis melihat hasil ujiannya, dan sebagian lagi ada yang menunjukkan sikap kesal. Pengumuman CPNS tersebut ditempelkan di dinding kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, sekitar pukul 09.00 WIB.
Pantauan METRO di halaman kantor BKD Madina, sejak Rabu pagi pukul 08.00 WIB, pelamar yang mengikuti ujian seleksi CPNS Madina telah hadir dan menunggu hasil ujian seperti yang dijadwalkan oleh Pemkab Madina.
Panitia penyelenggara CPNS kemudian menempelkan hasil ujian di dinding depan kantor BKD. Saat itu juga seluruh pelamar tanpa dikomandoi langsung menuju dinding untuk melihat hasil ujian.
Saat itu, sikap pelamar setelah melihat hasil ujian sungguh berbeda. Ada yang berteriak tanda riang, dan yang menangis, dan ada juga yang menandakan sikap kesal. Seperti yang ditunjukkan Ahmad Rifai Rangkuti, seorang pelamar guru agama di tingkat SMA yang menangis karena lulus saat ditemui METRO. Ahmad bahkan, tak mampu berbicara banyak dan hanya mengeluarkan air mata saat menjawab pertanyaan METRO. “Alhamdulilah saya lulus bang,” ucapnya sambil menangis. Berbeda dengan yang sikap yang ditunjukkan Lizuardy Nasution pelamar yang lulus untuk bagian perancang peraturan perundang-undangan. Saat melihat namanya salah seorang di antara enam orang yang lulus, dia langsung berteriak histeris seraya menyerukan kepada kawan-kawannya bahwa dia menang.
Diutarakan Lizuardy, ini merupakan hal yang luar biasa dan juga merupakan pertolongan luar biasa terhadap dirinya. “Saya tak sadar saat melihat nama saya berada di dinding tanda menang, teriakan saya spontan bang,” katanya. Sementara itu Mukmin saat ditemui METRO ketika usai melihat pengumuman hasil ujian CPNS mengaku awalnya dia kurang menerima hasil ujian CPNS. Sebab menurut logikanya, soal-soal yang dijawab saat pelaksanaan ujian, dia yakin benar 80 persen. Namun hasilnya dia tak lulus. Mukmin pun hanya bisa pasrah.
”Bagaimana lagi bang, saya awalnya yakin saya lulus karena soal yang ada saat ujian semuanya terjawab dengan baik, dan soalnya juga tak terlalu sulit bagi saya. Saya hanya bisa percaya bahwa belum saatnya untuk saya menang sebagai CPNS Madina,” ujarnya.
Pantauan METRO di pasar lama Panyabungan yakni di toko Anjana yang menyediakan media cetak hingga Rabu siang sekira pukul 14.30 WIB, warga dan pelamar CPNS terlihat padat. Saat ditanyai METRO, sejumlah pelamar mengaku mereka datang ke toko Anjana hanya untuk menunggu informasi terkait hasil ujian CPNS Madina, karena mereka tidak tahu harus melihat ke mana.
“Kabarnya informasi kelulusan hasil ujian CPNS ini hanya ada di koran METRO TABAGSEL bang, jadi kami menunggu di sini dan kami tak tahu harus mencari ke mana lagi,” sebut M Ansor salah seorang pelamar CPNS Madina.
Pemilik Toko Anjana, Binsar Nasution mengakui sejak Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB, atau sejak tokonya dibuka sudah hampir seratusan orang yang menanya koran METRO TABAGSEL yang dikabarkan memuat hasil ujian CPNS Madina.
“Kalau tak salah sudah hampir 100 orang yang datang menanyai koran yang memuat hasil ujian. Pelamar dari pagi hingga siang tetap menunggu,” pungkas Binsar.
Papan Pengumuman
di Paluta Sepi
Hari pertama diumumkannya hasil tes CPNS Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2010 di instansi ataupun kantor-kantor pemerintahan, Rabu (22/12), terlihat sepi dari warga dan pelamar. Warga dan pelamar lebih memilih membeli berkas pengumuman yang dijual di warung fotokopi di pinggir jalan raya di Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.
Pantauan METRO di berbagai instansi dan kantor di lingkungan Pemkab Paluta dari pagi hingga sore, relatif sepi. Warga dan pelamar memilih membeli berkas pengumuman di warung fotokopi, karena tidak mau berdesak-desakan di tempat pengumuman.
Hanya beberapa pegawai di lingkungan Pemkab Paluta saja yang datang untuk melihat langsung dan memastikan hasil tes CPNS pada pengumuman itu dengan mencatat nama-nama yang menang untuk mereka sampaikan kepada sanak keluarga yang membutuhkan informasi tersebut. Lokasi pengumuman CPNS mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pegawai Linmas.
Salah seorang warga, Sri Hani (29), saat ditemui METRO, di salah warung fotokopi di pinggir jalan raya Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mengaku dirinya memilih membeli berkas pengumuman di tempat fotokopi untuk menghindari berdesak-desakan di kantor-kantor atau instansi yang telah disediakan.
“Daripada saya berdesakan di sana dan capek, lebih baik saya memilih membelinya bang,” ucapnya. Lain halnya dengan Gunawan (30). Pria ini lebih memilih menyaksikan langsung pengumuman hasil ujian CPNS di kantor-kantor yang telah ditempelkan pengumuman tersebut. (wan/thg)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda