Home / Berita Sumut / Tentara Dihajar Massa

Tentara Dihajar Massa

MEDAN – Seorang prajurit TNI AL, Praka Impol Sianipar (30) kritis setelah dipukuli warga di kawasan Jalan Krakatau Ujung Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Medan.

Prajurit yang bertugas di Satkamla Lantamal I Belawan ini menjadi sasaran amuk massa saat akan melerai sekelompok pemuda yang terlibat keributan.

Informasi diperoleh, Rabu (29/1) kemarin, menyebutkan, penganiayaan dialami prajurit TNI ini terjadi pada Selasa (28/1) sekira pukul 22.30 Wib. Ketika itu korban, Praka Impol Sianipar melihat sejumlah pemuda di antaranya, Andar Manalu, Jhon Harianja dan Rejeki Sinaga terlibat keributan saat melitasi kawasan jalan tersebut.

“Mereka ribut setelah main futsal di lapangan Jasa Marga, sedangkan korban bermaksud melerai keributan itu,” ujar, Syahrial salah seorang warga.

Keributan itu berujung pada terjadinya penyiraman menggunakan air keras. Begitu mengetahui kejadian itu, prajurit berpakaian sipil ini langsung turun dari sepeda motornya, dan berusaha melerai perkelahian dimaksud.

Salah satu kelompok yang tak senang dengan sikap korban lantas emosi dan memukul prajurit TNI AL itu. Dalam kondisi terpojok korban akhirnya menjadi bulan-bulanan massa hingga sekarat.

Petugas Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) yang menerima informasi itu langsung turun ke lokasi. Dalam kondisi berlumuran darah, Praka Impol Sianipar dibawa ke RSU TNI AL Belawan, guna mendapat perawatan medis.

Sedangkan seorang pria, Jaya Sinaga diduga pihak yang telah memprovokasi terjadinya keributan diamankan dan kemudian diboyong ke Mako Pomal Belawan. Usai menjalani pemeriksaan, Jaya selanjutnya diserahkan ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

Kadis Penerangan Lantamal I Belawan, Mayor (Mar) H Sinuhaji mengatakan, personel TNI AL yang menjadi korban penganiayaan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Anggota yang menjadi korban pemukulan masih menjalani perawatan medis, sedangkan seorang pria diduga terlibat sudah diamankan,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ronni Bonic saat dikonfirmasi membenarkan. Disebutkannya, saat ini pria diduga tersangka penganiaya masih diperiksa pihaknya.

“Kita sudah menerima laporan dari anggota TNI AL yang menjadi korban pemukulan dan tersangka masih kita periksa,” tanda, Roni.(Jpnn)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar