Home / Seputar Tapsel / Terkait Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS ; AMPBB Adukan Pemko Sidimpuan ke Poldasu

Terkait Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS ; AMPBB Adukan Pemko Sidimpuan ke Poldasu


P. Sidimpuan,

Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrasi Bersih (AMPBB) mengadukan secara resmi kasus dugaan kecurangan seleksi CPNS Pemko Padang sidimpuan Formasi 2009/2010 ke Kapoldasu.

Demikian kordinator AMPBB Andi Lumalo Harahap bersama Halomoan Harahap kepada Analisa melalui telepon seluler Jumat (10/2).

Dikatakan, pengaduan tersebut juga ditembuskan ke Kapolri, Menpan, Gubsu, Ketua DPRD dan Walikota serta BKD Kota P.Sidimpuan.

“AMPBB secara resmi mengadukan dugaan penyimpangan seleksi CPNS Pemko P. Sidimpuan formasi 2009-2010 kepada Kapoldasu. Ini dilakukan demi terciptanya goodgovermance didaerah ini, “ujarnya.

Dijelaskan, sebelum memutuskan mengadukan dugaan kecurangan seleksi CPNS ini, pihaknya terlebih dahulu melakukan investigasi yang hasilnya ditemukan adanya kejanggalan pada berkas Ijazah Irma Yanti Rangkuti ditandatangani rektor salah satu perguruan tinggi swasta di Padang Provinsi Sumbar pertanggal 30 Desember 2009.

Padahal, bila merujuk pada keputusan walikota Nomor 800/6524/2009 tentang penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) P.Sidimpuan dari pelamar umum formasi (2009) pendaftaran ditutup 13 Nopember 2009 selambat-lambatnya pukul 12.00 Wib, dan tidak dibenarkan Surat Keterangan Tanda Lulus Sementara (SKTL).

Selain itu, dugaan kecurangan juga terlihat di nomor ujian 205480010 pada penyuluh kesehatan masyarakat S-1 yang dinyatakan lulus CPNS melalui keputusan walikota P.Sidimpuan Nomor 309/KPTS/2010, padahal tidak mengikuti pelaksanaan ujian.

“Bukti Foto copi ijazah Irma Yanti Rangkuti, pernyataan tertulis salah seorang peserta, SK Walikota tentang seleksi CPNS dan pengumuman pemenang, juga absensi berita acara pada saat pelaksanaan ujian 2010, kami lampirkan dalam pengaduan ke Kapolda Sumut,” ujarnya.

Lebih lanjut Halomoan mengatakan, saat menyerahkan pengaduan tersebut mereka terdiri dari tujuh orang yang salah satunya merupakan salah satu korban kecurangan CPNS Pemko P. Sidimpuan.

“Bersama salah seorang korban, kami menyerahkan berkas dugaan kecurangan seleksi CPNS ini. Oleh pihak Poldasu kita disarankan untuk kembali datang tiga hari kemudian , guna mengetahui hasilnya, “terangnya.

Diharapkan, pengaduan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku, demi terciptanya bumi dalihannatolu yang bersih dan bebas KKN. (hih)
Sumber : analisa

Comments

Komentar Anda