Home / Seputar Madina / Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi


Panyabungan,

Supir Mobil Daihatsu Grand Max BK 1380 KO yang jatuh ke sungai di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang menyebabkan 8 orang penumpang meninggal, Senin (14/03/2011) dini hari kemarin, hingga kini masih buron.

Sopir bernama Heri (32) itu dikabarkan tinggal di kawasan Sukaramai, Kota Medan. Kabarnya lagi, Heri mempunyai dua orang istri, satu di Medan dan satu lagi di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Pihak Polres Madina sedang melakukan pengejaran dan sudah koordinasi dengan Polisi Bukit Tinggi. Hal itu disampaikan Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan di Panyabungan, Selasa (15/03/2011).

Mengenai identitas 2 jenazah yang sebelumnya belum diketahui, Hirbak menjawab, identitas mayat sudah diketahui dan keluarganya sedang di jalan menuju untuk melakukan penjemputan.

Kedua mayat itu yakni Jasmawati (35) dan Sarah (1,5) beralamat di Jalan Amal, Krakatau, Medan Timur. Kedua mayat itu satu keluarga dengan Darmawati (51). Mereka berangkat dari Bukit Tinggi tujuan Medan.

Hasil sementara penyelidikan, kejadian ini akibat kelalaian sopir. Diduga sopir tertidur saat mengendara, sehingga tidak melihat bahwa jalan di daerah itu ada yang amblas.

Lanjut Hirbak, pihaknya akan menjerat sopir dengan pasal pidana kelalaian hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang. Bagi yang mengetahui keberadaan Heri, supaya memberitahu kantor polisi terdekat atau langsung ke Polres Madina. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

Comments

Komentar Anda