Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
  • print Cetak

Beberapa anak-anak dari keluarga Ali Mandan di rumahnya Desa Hutarimbaru

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Satu keluarga di Desa Hutaimbaru, Panyabungan Timur, Mandailing Natal terancam kelaparan jika tak dibantu segera.

Mereka adalah 11 bocah yang masih kecil-kecil ditinggal ibu yang wafat dua bulan lalu, sedangkan ayah mereka sudah 4 bulan di dalam penjara.

Otomatis, 11 bocah itu saat ini hanya diasuh oleh Ummi Roiyah (18) kakak kandung mereka yang baru tamat SMK. Ummi Roiyah harus menjadi ibu bagi adik-adiknya.

Sementara Amansyah (19) abang kandung mereka yang sudah 2 tahun tamat SMA harus bertanggungjawab sebagai pencari nafkah atau sebagai kepala keluarga.

Tim wartawan dari Mandailing Online, Madina Pos Online dan Beritahuta Online melakukan liputan ke rumah keluarga ini, Rabu (12/9/2018).

Sebelas bocah itu adalah Sofwatul Mardiyah (kelas dua SMK 2 Panyabungan), Marwah (kelas dua SMP Gunung Baringin), Al Farizi (kelas satu SMP Gunung Baringin), Musyadi (kelas lima SD Hitarimbaru), Habibullah (kelas empat SD Hutarimbaru), Wahyu (kelas dua SD Hutarimbaru), Halif (Tk), Sadli (3 tahun), Ramlan (1,5 tahun), Rahmat Yusuf dan Maulana Yusuf (kembar yang berumur 2 bulan).

Mereka adalah anak dari pasangan Ali Mandan (41) dan Sangkot (almarhumah).

Saat ini, 11 abak-anak itu hanya bergantung kepada asuhan kakak dan abang mereka di rumah peninggalan orangtua yang berada paling ujung pemukiman.

Kehidupan keluarga itu kini hanya bergantung pada sisa padi yang tinggal beberapa goni. Amansyah yang harus menjadi kepala keluarga hanya mampu menyadap getah di hutan dengan pendapatan sekitar 18 kg per minggu dengan posisi harga getah saat ini sekitar 7.000 per kg.

Beruntung masih ada paman mereka yang tinggal di sebelah rumah. Tetapi sang paman yang pedagang kecil-kecilan sebagai pengumpul getah juga kehidupan ekonominya sangat pas-pasan dengan empat orang anak, sehingga hanya mampu membantu ala kadarnya.

Ibu mereka wafat 2 bulan lalu beberapa hari setelah melahirkan anak kembar dalam operasi sesar di RSUD Panyabungan.

Sedangkan ayah mereka, saat ini masih dalam proses hukum di pengadilan Kabupaten Padang Lawas Utara dalam kasus narkoba.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Emmi Safridah Caniago, S.Pd Kepala TK, tinggal di Panyabungan   Disiplin sering menjadi masalah bagi anak-anak, terutama apabila pengertian disiplin hanya dikaitkan dan sekedar menurut perintah orang tua dan guru. Anak yang tidak menurut orang tua dan guru dikatakan tidak disiplin. Melihat kondisi seperti ini penulis yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru TK ingin […]

  • Galian Perpipaan Proyek SPAM Bernilai 671 Juta Rupiah Di Desa Hutarimbaru Diduga Tidak Sesuai Bestek

    Galian Perpipaan Proyek SPAM Bernilai 671 Juta Rupiah Di Desa Hutarimbaru Diduga Tidak Sesuai Bestek

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) peroyek Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) jaringan perpipaan di Desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara baru tahap penggalian pipa dan pembangunan bak penampung air, padahal proyek bernilai kontrak Rp.671.055.000 yang bersumber dana APBD Mandailing Natal tahun 2023 itu akan berakhir kontrak nya di bulan […]

  • Kinerja Kapoldasu perlu dievaluasi

    Kinerja Kapoldasu perlu dievaluasi

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Banyak eleman masyarakat meminta agar kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Polisi Wisjnu Amat Sastro dievaluasi, terkait banyak kasus yang mencoreng citra kepolisian di daerah Sumut. Seperti kasus tehanan kabur dari dua Polsek di Kota Medan dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama dan adanya bentrok fisik antar Kepoilisian […]

  • Dahlan Hasan Daftar di 4 Parpol

    Dahlan Hasan Daftar di 4 Parpol

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution mendaftar di 4 parpol, Jum’at (22/11/2019) sebagai bakal calon bupati Madina. Pendaftaran ini menunjukkan kesungguhan bupati Madina ini untuk ikut lagi sebagai kandidat bupati Madina di Pilkada 2020. Keempat partai politik itu Partai Golkar, Demokrat, Perindo, PPP. Dahlan didampingi rombongan yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat 23 […]

  • Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Polres Madina dan PT SMGP Sosialisasi Panas Bumi di Sibanggor Tonga PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Pro dan kontra di kalangan masyarakat merupakan hak warga soal wacana panas bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). Namun tugas kepolisian juga melindungi seluruh warga yang pro dan kontra supaya tidak dimasuki oleh pihak […]

  • Temuan Bom di Serpong, Indonesia Siaga I

    Temuan Bom di Serpong, Indonesia Siaga I

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Istana rapat mendadak. Seluruh elemen keamanan hadir. Kamis pagi, 21 April 2011, pengurus gereja Christ Katedral, Desa Cihuni, Gading Serpong, Tangerang, mendapatkan kabar mengagetkan dari polisi: ada paket bom dipasang di sekitar lokasi gereja. Polisi kemudian langsung bergerak menyisir sekitar lokasi. Sepuluh jam lebih menyisir, hingga lepas shalat Maghrib, hasilnya sembilan paket bom dengan berat […]

expand_less