Home / Berita Sumut / Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan


Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang.

Untuk mengantisipasi warga saling berdesakan, panitia meminta bantuan Polisi, TNI AD dan TNI AU. Beberapa Kepling Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota juga ikut diperbantukan. Pembagian sembako berlangsung sejak pagi. Beberapa warga dari pukul 06.00 WIB telah hadir di lokasi mengantri. Pengakuan beberapa warga, mereka terpaksa antri selama lebih 4 jam untuk mendapatkat paket sembako.

Nur Aini (51) warga Jalan Wahid Hasyim, Medan, yang ditemui saat terduduk lemas karena kelelahan mengantri mengatakan, dia tak sanggup lagi berjalan dan kakinya terus gemetar. “Aku bersama anakku datang dari jam 7 pagi tadi. Kami sudah lebih 3 jam menunggu. Tak tau kenapa jadi lama sekali pembagiannya, akibatnya kakiku gemetar tak bisa dibawa berjalan,” tukas Nur Aini dengan napas sedikit sesak.

Pembagian sembako ini juga mengakibatkan tiga orang wanita lainnya pingsan. Namun anehnya, petugas mobil ambulan yang disediakan panitia tidak segera tanggap membantu mereka yang pingsan. Korban pingsan hanya dibawa ke dalam masjid untuk diistirahatkan.

Ketua Umum Pengajian Sejuta Umat Sumut Hj Zunaidar Ristanto yang ditemui di lokasi mengatakan, paket sembako rutin dilaksanakan mereka setiap bulan puasa berlangsung. Dengan diberikannya paket ini warga kurang mampu diharapkan dapat terbantu.

“Tahun ini kita menyediakan 4.000 paket sembako guna dibagikan kepada warga fakir miskin di Kota Medan,” tukas Zunaidar.

Dikatakannya, sembako merupakan hasil sumbangan dermawan yang tergabung dalam pengajian selama satu tahun penuh. Mengenai beberapa kendala yang ada, menurutnya di luar kendali mereka. “Tadi memang agak telat karena minyak makan yang kita sediakan belum juga datang di lokasi. Namun pada umumnya semua bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya lagi. (BS-021)
Sumber : .beritasumut.com

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar