Home / Seputar Madina / Tim Basarnas Masih Kesulitan Mengevakuasi Korban

Tim Basarnas Masih Kesulitan Mengevakuasi Korban

lobang tambang runtuh080213PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga hari kedua kegiatan evakuasi jenazah korban reruntuhan tambang emas di Huta Bargot, Jum’at (8/2), tim Basarnas (Badan SAR Nasional) masih mengalami kendala.

Pada hari pertama kehadiran tim Basarnas, Kamis (7/2) petugas Basranas dibantu 4 orang relawan tambang telah memasuki lobang TKP untuk mengetahui kondisi dan peta lobang sebagai langkah awal bagi penanganan lebih lanjut.

Berdasar pantauan ke dalam lobang itu, tim melihat tingkat kesulitan evakuasi. Terutama dari aspek kondisi jalur lobang menuju titik reruntuhan, serta tingkat ketebalan timbunan material yang teramat tebal.

Timbunan yang sangat tebal ini menyulitkan pola penyingkiran material bebatuan dan tanah untuk menjangkau tubuh para korban.

Khoirun Rizki, jurnalis yang bergabung dalam rombongan tim Basarnas melaporkan dari TKP, bahwa tim Basarnas saat ini masih terus berupaya mencari pola yang tepat.

Untuk tahap pertama, tim kemungkinan akan melakukan perbaikan jalur lobang dengan kayu-kayu penyangga. Kayu yang dibutuhkan diperkirakan sekitar 6 kubik. Tiang-tiang penyangga jalur lobang itu dibutuhkan agar jalur lobang tidak berbahaya bagi kegiatan keluar masuk tim dalam tahap evakuasi nantinya.

Selain itu, tingkat ketebalan tumpukan material yang menimbun para korban yang teramat tebal akan membutuhkan penanganan penyingkiran material yang ekstra tinggi dan memakan waktu berhari-hari. Sebab, tim diperkirakan harus memacah batuan material reruntuhan serta mengeluarkannya dari lobang. Kedalaman lobang yang berkisar 150 di dalam tanah juga menjadi kendala yang signifikan.

Pada hari ini, tim Basranas bersama masyarakat dari Kelurahan Panyabungan III dan warga Jalan Abri, Panyabungan II kembali melakukan upaya penanganan setelah mendapat arahan dari Bupati Madina Hidayat Batubara di posko Huta Bargot. Hingga kini belum diketahui perkembangan penanganan, karena tim Basarnas masih bekerja.

Jumlah warga yang berpartisipasi sekitar 130 orang, mereka akan turut bahu membahu dengan tim Basarnas. Sementara itu, informasi yang diperolah tim Basarnas hari ini akan diperkuat oleh Basranas dari Provinsi Sumut yang akan tiba hari ini ke lokasi.(dab)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar