Home / Seputar Madina / Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

telusuri batas 061112PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim teknis mulai melakukan penelusuran area perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan ini menindaklanjuti MoU (Memorandum Of Understanding) yang ditandatangani bupati kedua kabupaten.

Tapal batas antar kabupaten bertetangga ini menjadi polemik selema beberapa tahun terakhir terutama polemik di tingkat warga desa di perbatasan.

Tim teknis dipimpin Kabag Tapem Pemkab Madina, Basan Basri dan Kabag Tapem Tapsel Ali Sayahruddin. Penelusuran dilakukan Selasa (6/11) termasuk aliran sungai Batang Angkola. Referensi tata batas termasuk memakai peta induk dan surat yang dikeluarkan ole Residen Tapanuli tahun 1929-1931.

Camat Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Syamsi S. Sos dan Camat Angkola Tano Tombangan Kabupaten Tapanuli Selatan, Syaftar S.Sos MM juga hadir di penelusuran itu.

Kabag Tapem Pemkab Madina, Basan Basri dan Kabag Tapem Tapsel Ali Sayahruddin menyatakan bahwa berdasarkan peta induk dan surat yang dikeluarkan ole Residen Tapanuli tahun 1929-1931, posisi aliran Sungai Batang Angkola sudah jauh masuk ke Kabupaten Mandailing Natal.

Artinya, aliran Sungai Batang Angkola di masa sekarang sudah jauh berpindah memasuki kawasan Mandailing Natal. Hanya saja, belum ditetapkan berapa jauh radius perpindahan badan sungai tersebut.

“Melihat kondisi sekarang ini Sungai Batang Angkola sudah jauh lari dari peta induk yang ada. Meski begitu, kita serahkan kepada tim teknis kedua kabupaten untuk menentukan titik koordinat sekaligus memasang pilar tapal batas antara Madina dengan Tapsel,” ujar Hasan Basri yang diamini Ali Sayahruddin.

Soal lahan-lahan yang dikuasai masing-masing warga kedua kabupaten, menurut Hasan basri dan Ali Syahruddin, hanya persoalan administratif, tidak akan mempengaruhi penetapan tapal batas. (mar)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar