Home / Seputar Madina / Tindak Tegas Oknum DPRD Madina Diduga Pemerkosa

Tindak Tegas Oknum DPRD Madina Diduga Pemerkosa


Panyabungan,
LSM Republik Anti Korupsi (Reaksi) mengutuk keras tindakan salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial DSN yang disebut-sebut memperkosa seorang gadis berinisial NH (22) di Medan beberapa waktu lalu.

“Seorang anggota DPRD tidak seharusnya melakukan perbuat keji seperti itu, dia seharusnya melindungi masyarakat bukan malah merusaknya,” ujar Sekretaris LSM Reaksi Madina Jeffry Barat Lubis di Panyabungan, Rabu (09/02/2011).

Ditambahkannya, LSM Reaksi akan terus mengawal kasus ini sampai ke ranah hukum, sampai oknum DPRD tersebut diadili. Karena perbuatan tersebut dianggap sangat tidak bermoral, apalagi DSN terpilih menjadi anggota dewan dari salah satu partai politik yang dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

LSM Reaksi juga meminta DPW PAN Sumatera Utara dan Badan Kehormatan DPRD Madina supaya memberikan tindakan tegas kepada DSN yang melakukan tindakan yang tak bermoral ini. Kalau bisa copot dari DPRD Madina karena telah mencoreng nama baik DPRD Madina.

Kepada Kapolda Sumtara Utara supaya mengusut tuntas kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oknum DPRD Madina ini, karena pengakuan korban di media, kasus ini terlihat sangat direncanakan.

Sementara itu, Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay saat dikonfirmasi mengatakan, untuk menanggapi kasus dugaan pemerkosaan ini, DPRD Madina harus menunggu proses hukum. Kalau dalam proses hukum nantinya DSN terbukti melakukan pemerkosaan, akan berakibat fatal pada keanggotaannya.

“Kalau memang terbukti, dia bisa diberhentikan dari anggota DPRD. Tapi kita tak baik berandai-andai, kita lihat saja dulu proses hukumnya. Kalau itu benar, DPRD akan bertindak tegas. Saya berharap mudah-mudahan saudara DSN baik-baik saja dan gentlement menghadapi persoalan ini,” ujarnya.

Saat ditanya apakah sudah ada laporan ke DPRD, Imran mengatakan, sampai saat ini belum ada masuk laporan ke DPRD terkait pemerkosaan ini. “Kalau sudah ada laporan, tentunya akan kita respon. Kita punya alat kelengkapan dewan untuk menangani masalah seperti itu,” tandas Imran. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

Comments

Komentar Anda