Home / Seputar Tapsel / Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

SIDIMPUAN, (MO) – Toke atau pengumpul kulit manis, Sugeng Rajamin (24), ditemukan tewas di dalam saluran air di pinggir Jalan Abdul Haris Nasution, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Batunadua, Kota Psp, Minggu (27/1) sekitar pukul 10.00 Wib. Diduga, korban tewas akibat dihantam linggis.

Informasi yang dihimpun wartawan dari Polres Tapsel, kemarin menyebutkan, sesuai laporan Polsek Batunadua, korban tercatat sebagai warga RT 12 Dusun Margoyoso, Kelurahan Pandan Langa, Kecamatan Geragaai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto melalui Kasatreskrim AKP AA Siregar SSos didampingi Kasubbag Humasy AKP Indra F Dalimunthe, menerangkan, barang-barang yang ditemukan di sekitar TKP adalah satu unit linggis yang diduga kuat sebagai alat yang digunakan pelaku untuk memukul bagian belakang kepala korban hingga tersungkur dan tewas.

Lalu, ada juga satu mangkuk pecah, sandal, dompet berisikan uang pecahan Rp100 ribu serta kartu identitas dan ATM.

Korban merupakan toke kulit manis yang baru beberapa hari berada di Kota Psp untuk melakukan transaksi barang dagangan bersama relasinya. Untuk memperlancar bisnis yang sedang dijalaninya, ia mengontrak di salah satu rumah warga di Kelurahan Batunadua, Kecamatan psp Batunadua, Kota Psp.

Dan, pada malam Minggu (26/1) sekitar pukul 23.00 korban ditemani salah seorang warga setempat pergi jalan-jalan menghabiskan malam menuju pakter (lopo) tuak yang berada di Jalan Abdul Haris Nasution.

Di lokasi itu, korban sempat bertemu dengan seorang laki-laki dan seorang perempuan yang diduga pelayan pakter. Namun, berselang beberapa jam kemudian cekcok terjadi antara lelaki kenalannya yang diawali dengan hilangnya handphone milik korban di tempat pakter tuak tersebut.

Akhirnya cekcok terus berlanjut hingga diduga kuat diakhiri dengan pemukulan dengan linggis yang mengakibatkan korban tewas pada malam itu. Lalu, besoknya ditemukan telungkup di dalam saluran air itu.

Berdasarkan hasil olah TKP, dompet korban ditemukan sekitar 5 meter dari jasadnya. Informasi lainnya menyebutkan, diduga kuat sebelum dibunuh korban sempat dirampok dan setelah tersungkur baru dijarah uang bawaannya untuk bisnis kulit manis itu.

Pasalnya, dari hasil temuan di lapangan, tak satupun barang berharga milik korban ditemukan, hanya dompet yang diduga terlempar atau sengaja dilempar korban ke semak saat terjadinya aksi itu. “Modus oprandi dari kejadian masih dalam lidik,” tukasnya.

Pantauan wartawan di lokasi kejadian Senin (28/1), suasana pakter di pinggir jalan itu tampak sepi dan terkunci, beberapa warga menyebutkan, Minggu (27/1) pagi, ditemukan jasad korban di saluran air. Menurut warga mayat itu bukan warga setempat.

“Nggak kenal kami, tapi kabarnya dia itu warga pendatang,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya ini. (metro)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar