Home / Seputar Tapsel / Tuntaskan Kasus Dugaan KKN Pada Proyek Multy Years Praspen

Tuntaskan Kasus Dugaan KKN Pada Proyek Multy Years Praspen


SIPIROK-
Tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK) Dusun Pengkolan yang ambruk akibat diterjang longsor setelah diguyur hujan deras pada Kamis (10/3) lalu, telah dibangun kembali. Keberadaan MCK ini sangat menguntungkan bagi warga, sebab sehat dan tidak ribet.
Pembangunan MCK yang roboh dilaksanakan melalui program Nasioanl Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Tahun 2011.
Kepala Desa, Luat Lombang Muara Siregar pada METRO, Senin (22/8) mengatakan, pembangunan MCK yang roboh sangat membantu 85 KK warga yang ada di Dusun Pengkolan.
“keberadaan MCK jelas sangat membantu warga, karena setelah MCK tersebut roboh, warga sangat kesulitan apalagi bangunan itu merupakan satu-satunya MCK di dusun tersebut. Akhirnya, warga memanfaatkan aliran air untuk MCK yang jaraknya cukup jauh,” katanya.
Muara didampingi Kepala Dusun Pengkolan, Andi menambahkan sebelum roboh diterjang longsor memang MCK tersebut merupakan salah satu usulan dari Desa Luat Lombang untuk pembangunan saran prasanan desa untuk didanai pembangunannnya oleh PNPM-MP 2011, dan akhirnya memenuhi syarat pada perengkingan yang dilakukan sebagai salah satu mekanisme didalam PNPM.
“Selain MCK tersebut selama ini kita jugamemilikiusulan membangunan gedung seba guna, namun karena MCK telah roboh ditterjang longsor ketika itu akhirnya kami lebih fokus pada usulan pemabngunannya dan akhirnya lolos juga,” katanya.
Adapun dana yang dibutuhkan dalam pembangunan MCK dengan ukuran 8×10 meter pertebut adalah 86.920.400 termasuk biaya Operasional Tim Pengelola Kegiatan (tim pengelola kegiatan) di desa dan unit pengelola kegiatan (UPK) di kecamatan. Dan pembangunannya telah mencapai sekitar 35 persen dan akhir tahun ini akan rampung dan kesulitan warga akan MCK akan teratasi. (ran/mer)
Sumber : metrosiantar.com

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar