Home / Seputar Madina / Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

Guru-guru SMAN 3 Panyabungan membaca Yasin saat mogok mengajar

PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sejumlah guru PNS dan honorer SMA Negeri 3 Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi mogok mengajar, Rabu (19/4/2017).

Aksi mogok ini merupakan lanjutan dari aksi unjukrasa para guru dan pelajar pada Senin lalu menuntut Kepala Sekolah SMA Negeri  3 Panyabungan, Doharni Siregar diganti.

Aksi mogok ini berlangsung akibat tidak adanya hasil keputusan dalam musyawarah antara para guru dengan pihak Pengawas Dinas Pendidikan Madina yang dilaksanakan kemarin di sekolah itu.

Para guru bekumpul dan membaca surah Yasin di aksi mogok itu. Sementara para pelajar terlihat tidak beraktivitas belajar.

Sering merendahkan guru di depan pelajar menyebabkan guru merasa tertekan dan sering menangis. Kepala sekolah juga ditengarai lebih membela penjaga kantin ketimbang guru.

Para guru juga sudah pernah melayangkan surat kepada Gubsu, Bupati Madina, Inspektorat Sumut, Inspektorat Madina Sumut, BKD Sumut, Dinas Pendidikan Madina, DPRD Madina dan kepada pengawas SMAN 3 Panyabungan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri  3 Panyabungan, Doharni Siregar menjawab wartawan, mengatakan bahwa apa yang mereka tuntut itu tidak benar. Dia menyatakan memiliki kewajiban menegakkan kedisiplinan di sekolah.

Dia juga menyatakan bahwa jika ada permasalahan antara dia dengan guru, dia meminta maaf. Sedangkan kantin sekolah tidak pernah dibelanya atas usur persudaraan, sebab pemilik kantin sejauh ini mau bekerjasama dengan sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan, menjaga sekolah di libur panjang maupun kebersihan sekolah.

“Saya sudah melakukan yang terbaik untuk sekolah. Kalau hal yang saya lakukan salah, saya minta maaf, saya siap untuk diganti,” katanya.

Sumber : Agus / Sidak News

 

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar