Home / Seputar Madina / Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

Wakil Bupati Madina di grand opening PT. Kopi Rakyat Indonesia di Lingkar Barat, Panyabungan, Jum’at (27/4/2018). foto : Dahlan Batubara

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing Natal sebagai titik pusat Mandheling Coffe saat ini belum memiliki kebun kopi yang luas.

Kondisi itu berdampak pada mandegnya upaya ekspor Kopi Mandailing dari Madina. Sebab, kerjasama ekspor terkendala dengan kuota yang diminta pihak importir.

“Saat ini kita belum punya kebun yang luas, idealnya di Mandailing Natal ini kebun kopi kita seluas belasan ribu hektar, akan tetapi masih seribu (hektar) yang ada, “ ungkap Wakil Bupati HM. Jakfar Sukhairi Nasution.

Itu diungkapkan wakil bupati pada grand opening  pada PT. Kopi Rakyat Indonesia di kawasan Lingkar Barat, Panyabungan, Jum’at (27/4/2018).

  1. Kopi Rakyat Indonesia adalah perusahaan dari Jakarta yang membuka kantor di Panyabungan, Madina.

Wakil bupati menyatakan, PT. Kopi Rakyat Indonesia merupakan satu satunya investor yang berani berinvestasi dalam bisnis kopi di Kabupaten Mandailing Natal.

“Lama mereka berdiskusi dengan kita sehingga mereka akhirnya yakin mau menanamkan investasinya di Madina” ungkap wakil.

“Untuk itu kami berharap kehadiran investor ini dapat diterima dengan baik di kabupaten Mandailing Natal dalam berinvestasi di bidang bisnis kopi dengan bekerjasama dengan petani kopi kita” ungkap Wakil.

Sekedar diketahui, perusahaan ini akan melakukan kerjasama dengan petani dalam upaya perluasan kebun kopi di daerah ini dalam bentuk kemitraan.

Perusahaan ini akan begerak di sektor hulu dan hilir. Sektor hulu, melakukan kerja sama dengan para petani memperluas kebun-kebun kopi. Di sektor hilir berupa industri pasca panen hingga kegiatan ekspor Kopi Mandailing.

Dengan demikian, para petani kopi di Madina akan memiliki kesempatan memperluas kebun kopinya yang akan mendapat dukungan dari  PT. Kopi Rakyat Indonesia. Dan kelak, hasil perkebunan kopi itu juga akan dibeli oleh perusahaan ini.

Peliput : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar