Home / Seputar Madina / Warga Madina Dihimbau Hindari Maksiat dan Ajaran Sesat

Warga Madina Dihimbau Hindari Maksiat dan Ajaran Sesat

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mandailing Natal, Drs. H Syamsir Batubara kembali mengimbau seluruh masyarakat, utamanya masyarakat  Mandailing Natal (Madina) agar sama-sama menghindari maksiat yang merugikan diri sendiri dan tidak terpengaruh terhadap ajaran sesat yang sudah masuk ke Madina.

“Madina saat ini seolah-olah menjadi target pelaku-pelaku maksiat. Hal ini terbukti dengan maraknya permainan judi, banyak PSK datang ke Madina dengan status pendatang liar tanpa identitas yang merusak masyarakat, agama dan istiadat.  Mari sama-sama kita hindari semua perbuatan maksiat karena erat kaitannya dengan keselamatan umat. Jika datang azab Allah yang menjadi korban adalah kita semua,” kata Syamsir kepada wartawan, Selasa (19/5).

Syamsir juga berharap pemerintah daerah dan Polres Madina lebih serius menyikapi berbagai penyakit masyarakat dan menggandeng semua ormas-ormas Islam. MUI sendiri akan berupaya denga berbagai kegiatan mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan menjauhi larangan-larangan agama itu.

Selain menghimbau untuk menghindari maksiat, juga menghindari ajaran sesat berkedok agama Islam yang sempat menghebohkan Madina beberapa tahun lalu. Sejauh ini MUI sudah mendiskusikannya dengan para ulama yang ada di Madina, juga diskusi dengan pemerintah dan kepolisian.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar