Home / Seputar Tapsel / Warga Paluta Keluhkan Sampah

Warga Paluta Keluhkan Sampah

Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait.
Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak adanya tumpukan sampah di dekat permukiman mereka warga terganggu kondisinya yang menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu kenyamanan.

Pantauan wartawan di sejumlah tempat di Kelurahan Pasar Gunungtua, parit dan sampah tersebut memanjang di depan pasar, rumah maupun ruko milik warga, sampah yang terdiri dari bungkus roti, bungkus nasi, dan botol bekas lainnya menggunung di permukaan parit itu, diperkirakan tingginya sekitar satu meter akibatnya warga dan pengendara harus menutup hidung saat melintas di areal tersebut karena sampah yang telah membusuk yang berada persis dipinggir jalan maupun di dalam parit mengeluarkan bau tak sedap.

Gustap Siregar (28), warga lingkungan II mengatakan sampah-sampah berserakan tak jauh dari rumahnya. Akibatnya, bau busuk yang ditimbulkan dari sampah tersebut tercium sampai ke rumahnya.

“Baunya minta ampun. Kalau kita makan dan minum, lalat berterbangan ke mana-mana. Itu semua berasal dari sampah yang ditumpuk tidak jauh dari pemukiman kami,” ujarnya kepada Analisa, Selasa (20/11), dengan nada kesal.

Ia menjelaskan, sampah tersebut sudah meresahkan karena pada musim hujan saat ini baunya sangat menyengat. “Kita minta perhatian dari pemerintah setempat agar segera menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan, Andi Harahap (34). Menurutnya keterlambatan petugas kebersihan dalam mengangkut sampah di bak penampungan belakangan ini sangat meresahkan warga yang beraktivitas. Seharusnya pemda Paluta membuat solusi apabila ada hambatan diberitahukan kepada warga agar tidak warga yang mengeluh terhadap persoalan ini.

“Buktinya, sampai saat ini kondisi bak penampungan sampah semakin kurang mendapat perhatian oleh jajaran yang bertugas mengangkut sampah di kompleks tersebut, jadi sampah yang berserakan dimana-mana menimbulkan bau kurang sedap dan sangat menyengat,” ujarnya. (/analisa/ong)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar