Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
  • print Cetak

P. Sidimpuan, Akibat guyuran hujan selama dua hari dua malam, 10,5 hektar sawah dan kebun siap panen, terendam air di Dusun Goa Asom Desa Janji Matogu Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (3/11).

Pantauan Analisa, terendamnya sawah 6 Ha berumur 1 bulan, kebun cabe 1,5 Ha dan jagung 3 Ha siap panen ini, disebabakan meluapnya sungai Aek Sibatang dan Selai karena intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari dua malam yang melanda daerah tersebut.

Salah seorang warga Desa Goa Asom Himpun (45) kepada Analisa mengatakan, debit air sungai aek sibatang dan selai mulai terlihat naik pada Senin (1/11) dan pada Selasa (2/11) malam air sungai tersebut meluap dan menggenangi persawahan bahkan perumahan masyarakat sekitar.

“Kondisi genangan air dan bahkan banjir sudah sesuatu yang biasa bagi kami penduduk yang menetap dikawasan ini. Biasanya debit air yang naik itu hanya berlangsung 1 hingga 2 jam dan kemudian surut seketika, “katanya.

Hal senada juga diungkapkan Camat Angkola Selatan Hamdi S Pulungan S.Sos yang ditemui Analisa dilokasi bencana. ” Di kawasan ini debit air mudah naik setiap musim penghujan namun juga cepat surut, “katanya.

Dijelaskan, selain menggenangi sawah dan kebun, meluapnya sungai aek selai dan sebatang ini juga mengakibatkan satu unit jembatan yang menghubungkan Dusun Goa Asom dan Janji Matogu ambruk terseret derasnya arus sungai.

Ditambahkan, pihaknya sudah acap kali mememinta agar masyarakat yang ada dikawasan aliran sungai untuk mau direlokasi ke tempat yang cukup aman namun ditolak.

“Acap kali kita minta masyarakat mau direlokasi dari kawasan itu tapi mereka tidak mau. Relokasi dibutuhkan mengingat faktor geografis kawasan ini yang berada dikawasan lembah yang rentan banjir,” ungkapnya.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan Ir Aldin Rapolo Siregar disela-sela memantau langsung luapan sungai yang merendam sawah dan perkebunan itu kepada Analisa mengharapkan agar masyarakat yang berada di kawasan tersebut lebih meningkatkan kehati-hatian selama musim penghujan ini.

“Tingkatkan kewaspadaan selama musim penghujan ini. Segera mengungsi ketempat yang cukup tinggi jika sudah terlihat adanya gejala bakal meluapnya sungai, “imbuhnya.

Kepada para instansi terkait khususnya bidang penanggulangan bencana alam Rapolo meminta agar meningkatkan responsibility dan segera turun kelokasi jika mendapatkan laporan bencana dari masyarakat.

Rombongan Wakil Bupati beserta wartawan tiba dilokasi pada Rabu (3/11) sekitar pukul (01 .00) malam. Saat tiba dilokasi debit air yang sempat menggenangi rumah warga sudah mulai surut dan arus sungai sudah kembali normal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (hih)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Mambayu” di HUT RI

    “Mambayu” di HUT RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah gadis cilik Mandailing memperagakan aktivitas mambayu (mengayam tikar) dan marmasak (memasak) dalam kegiatan parade memperingati HUT RI di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, tahun lalu.   Foto : Takesi

  • Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Tim Pengawas Peredaran Barang dan Makanan (TPPBM) Padangsidimpuan merazia sejumlah toko makanan dan minuman, Kamis (4/8). Dalam razia tersebut, tim menemukan sejumlah produk susu yang rusak kemasannya. Sementara di Madina, Disperindagkop UKM dan Pasar menemukan makan kedaluwarsa yang masih dijual. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Padangsidimpuan (Psp) Islahuddin Nasution melalui Kabid Perdagangan […]

  • Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO)- Harga gabah kering kembali naik lagi hingga dilevel Rp4.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan dua bulan lalu dari Rp3.800 per kilogram. Tongku Mual Siregar (40), salah seorang toke pengumpul gabah kering di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengatakan, harga gabah terus mengalami kenaikan di pasaran, namun gabah sangat sulit didapat saat ini. Sehingga, banyak […]

  • Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hama tikus saat ini masih menjadi ancaman bagi pertanian, khusunya padi. Untuk mengatasinya, telah dilakukan berbagai upaya pengendalian terpadu yang dianggap cocok agar bisa menekan kerugian. Dosen IPB University dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Swastiko Priyambodo mengatakan, relief Candi Borobudur menunjukkan bahwa tikus sejak dulu telah menjadi hama padi sejak dulu. Sampai dengan saat […]

  • Penjajahan Singapura, Malaysia Atas TI Indonesia Menyakitkan

    Penjajahan Singapura, Malaysia Atas TI Indonesia Menyakitkan

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota Fraksi Partai Golkar di Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi mengatakan, penjajahan pihak Singapura atas teknologi informasi (TI) Indonesia benar-benar sangat menyakitkan, karena sepertinya kita enggan keluar dari tekanan itu. “Jelas sekali, kedaulatan kita pada ranah `cyber` atau TI secara keseluruhan benar-benar porak poranda, dan ini butuh atensi serius sejumlah kementerian serta perguruan tinggi,” […]

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

expand_less