Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

18 Mahasiswa RI Ditangkap di Kairo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


KAIRO – Situasi tak menentu di Mesir berimbas ke warga negara Indonesia di negeri tersebut. Seorang mahasiswa melaporkan adanya tindakan kasar yang dilakukan aparat miiter Mesir, mulai dari aksi penodongan pistol hingga penangkapan.

“Kemarin seorang teman dekatku asal Garut bernama Syaiful di todong pistol pihak militer dan diturunkan paksa dari taksi. Ia diinterogasi di bawah todongan pistol dan sangat ketakutan waktu itu,” kata Muhammad Irfan, mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo, Sabtu (5/2).

Dua orang mahasiswa lainnya, Faisol dan Fulki, dipukul kayu ketika keluar rumah untuk membeli kardus.

“Berita paling mengejutkan adalah ditangkapnya 18 mahasiswa, seperti ditulis di wall rekan kami. Setelah ditahan beberapa saat akhirnya mereka dibebaskan,” katanya.

Mahasiswa asal Indonesia yang tinggal di luar Kota Kairo juga sempat dihentikan aparat keamanan ketika hendak menuju titik kumpul evakuasi untuk kembali ke Tanah Air. Oleh karena itu Irfan berharap evakuasi gelombang berikutnya segera dilakukan.

Persiapan evakuasi gelombang III dilakukan di Kedutaan Republik Indonesia (KBRI) di Kairo. Rencanaya ratusan WNI akan kembali diterbangkan ke Jakarta pada hari ini, Minggu. “Selain membahas persiapan evakuasi gelombang ketiga, juga penyaluran bahan pangan bantuan dari pemerintah,” katanya.
Seorang koordinator evakuasi menegaskan, prioritas evakuasi kali ini adalah mahasiswa yang tinggal di luar Kairo dan perempuan.

“Tim menegaskan akan berusaha melakukan penjemputan mahasiswa yang tersebar di luar daerah Kairo, antara lain Mansouro, Zagazig, Thanta, Dimyath, Tafahna, dan Alexandria,” tambah Irfan.
Sedang penyaluran bantuan makanan di pusatkan di gedung konsuler.

Dari data tim tercatat sebanyak 1 ton bahan makanan bantuan dari pemerintah, terdiri dari ribuan karton mi instan dan ratusan nasi kemasan siap makan. Proses penyaluran dilakukan sejak Sabtu pagi, melibatkan para mahasiswa.

Kendaraan yang dipakai sebagian besar mobil pribadi milik WNI dan satu mini bus milik KBRI.
“Saya bersama tim mengantarkan bantuan makanan ini ke berbagai organisasi kedaerahan, di antaranya KPMJB (Jawa Barat), KPJ (DKI Jakarta), Kemas (Sumatera Selatan), KMKM (Kalimantan), KSW (Jawa Tengah), dan Gama Jatim (Jawa Timur),” kata Irfan.

Visa Kedaluwarsa
Huslan S, mahasiswa asal Lamongan, Jawa Timur, juga mengungkapkan situasi di kota Kairo saat ini sudah tak aman lagi.

“Jam malam masih tetap diberlakukan. Mulai pukul 16.00 waktu setempat hingga pukul 08.00, warga dilarang keluar rumah,” ujar Huslan.

Semenjak diberlakuknya jam malam itu, warga Mesir berjaga-jaga di lingkungan masing-masing.
“Seperti yang terjadi di samping rumah saya, setiap malam orang-orang masih berjaga-jaga sambil membawa tongkat dan samurai,” ungkapnya.

Selain karena kondisi keamanan, Huslan tak berani keluar rumah karena masa berlaku visanya sudah habis. Ia khawatir terjaring razia aparat keamanan.

“Mau memperpanjang visa bagaimana, wong rusuh kayak begitu,” keluh Huslan.
Ia berharap segera dapat dievakuasi. Kalau tidak, lanjutnya, bukan tidak mungkin para mahasiswa yang bertahan di Kairo akan mati kelaparan.

Persediaan makanan semakin menipis dan hanya cukup untuk beberapa hari ke depan.
Zulkar, pengurus Komunitas Mahasiswa Mesir asal Indonesia, mengimbau pada rekan-rekannya, agar dalam situasi sulit para mahasiswa bisa saling bantu.

“Kalau bisa, usahakan selalu berbagi dengan kawan-kawan yang membutuhkan, walau hanya segenggam beras. Selamat berjuang!” ungkapnya.

Ahmad, mahasiswa asal Indonesia lainnya, menyatakan, hingga saat ini belum ada distribusi sembako.
Padahal tempat tinggalnya tidak jauh dari kantor KBRI. “Seharusnya tidak luput dari pantauan pemerintah,” katanya.

Dalam situs resminya, Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, menjelaskan pendistribusian sembako ke WNI di Mesir oleh tim relawan dilakukan Sabtu.

Teknisnya, tim relawan akan mengantarkan sembako ke Sekretariat organisai kekeluargaan mahasiswa.
Kemudian Satgas di setiap posko kekeluargaan akan menyalurkan sembako tersebut kepada anggotanya dengan skala prioritas.
Sumber : Tribunnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun Mustafa Nasution di Do’a kan Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Jadi Bupati Madina

    Harun Mustafa Nasution di Do’a kan Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muaramais ( Mandailing Online) : Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution beserta mudir pondok pesantren mustafawiyah purba baru H. Mustafa Bakri Nasution kunjungi Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Syeh H. Mawardi Lubis yang sedang terbaring sakit. Rabu 16/10/2024. Dalam kunjungan itu, Harun Mustafa Nasution pun di Do’a kan agar dimudahkan mendapatkan keinginan […]

  • Perampok Gasak Uang Bendahara Sekwan Labusel

    Perampok Gasak Uang Bendahara Sekwan Labusel

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditodong Pistol, Rp200 Juta Uang Operasional Anggota DPRD Lewong LABUHANBATU (MO)-Labuhanbatu Selatan (Labusel) mulai tidak aman. Delapan perampok dengan menggunakan senjata api (senpi) menggasak uang operasional anggota DPRD Labusel yang baru ditarik Bendahara di Sekretariat DPRD (Sekwan) Labusel, Mahrizal (52) bersama rekannya Fauzi (27) dari kantor Unit Bank Sumut, Kota Pinang, Jumat (14/9) sekitar pukul […]

  • Bupati Buka Launching Pembayaran Lewat Qris

    Bupati Buka Launching Pembayaran Lewat Qris

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution merilis penggunaan program Sehat, Inovatif, Aman Pakai Quick Response Code Indonesian Standard (SIAP QRIS di Pasarlama, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (28/11/2022). Bupati Sukhairi bersama Kepala Perwakilan BI Sibolga Yuliansyah Andrias juga menguji-coba program sistem pembayaran non-tunai itu di lapak-lapak pedagang tradisional di […]

  • Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp796,3 triliun pada tahun 2021 dengan 7 (tujuh) arah kebijakan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR […]

  • DCS dapil 3 Nasdem Madina

    DCS dapil 3 Nasdem Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Nasdem Madina

  • Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Bakal Calon Bupati Madina Endar Sutan Lubis pada Focus Group Diacussion di Aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan Jum’at 24/5/2024 mengklaim ia telah mendapatkan surat tugas dari Partai Amanat Nasional ( PAN ). Selain PAN ia juga telah melakukan loby ke Partai Demokrat, Golkar dan PPP. ” Untuk perahu […]

expand_less