Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

2 Truk Terperosok Macet 33 Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Dua truk over tonase bermuatan kayu dan cangkang kelapa sawit terperosok di pinggir jalan tikungan tajam dan tanjakan di perbatasan Desa Tombangkaluang, Batang Natal, Madina. Akibatnya arus lalu-lintas macet sekitar 33 jam.
Informasi dihimpun METRO, dua truk tersebut melintas dari arah berlawanan, Rabu (10/8) malam sekira pukul 19.00 WIB. Truk bermuatan kayu datang dari arah Natal, sedangkan truk cangkang melaju dari arah Tapanuli Selatan
Ketika melintas di lokasi jalan yang menanjak selebar enam meter jika dari arah Natal, sopir truk bermuatan kayu tidak bisa mengendalikan laju truknya dan mundur melawan arah yaitu ke arah kanan badan jalan dan terperosok ke parit jalan. Akibatnya, sumbu belakang truk terlihat patah.
Sedangkan sopir truk bermuatan cangkang terpaksa membanting setirnya ke drainase atau parit di pinggir kanan jalan. Kedua truk itu pun sama-sama tak lagi berada di sisi jalan yang seharusnya. Sedangkan lebar jalan yang bisa dilalui tinggal 1,5 meter.
Pantauan METRO, hingga Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB, antrean kemacetan kendaraan yang ingin melintasi daerah itu masih tetap terjadi dengan panjang antrean sekitar 4 kilometer. Untuk melewati kemacetan tersebut pengendara harus menunggu hingga sekitar 4 jam. Arus lalu-lintas baru bisa normal Jumat (12/8) pagi sekira pukul 04.00 WIB, setelah kedua truk berhasil keluar dari tempat terperosoknya
Andi (35) salah seorang sopir truk kepada METRO menuturkan, persitiwa seperti itu telah sering terjadi di jalan lintas pantai barat. Penyebabnya karena jalan sempit dan medan jalan yang sulit dilalui. Kondisi ini diperparah lagi dengan medan jalan yang berbukit dan tebing terjal yang mengancam setiap pengendara kendaraan bermotor baik roda dua hingga roda 10.
”Kalau terperosok seperti ini sudah sangat sering Pak. Setiap hari pasti ada kemacetan akibat truk yang nyangkut dan terperosok akibat kecilnya lebar jalan dan tikungan serta tanjakan yang sangat menantang,” ujarnya.
Saat ditanya tonase kendaraan yang melintas, Andi mengakui berat dan beban kendaraan memang tidak sepadan dengan kondisi badan jalan di pantai barat. Namun, kata Andi, dirinya hanya sebagai sopir dan tak tau menahu tentang peraturan tersebut.
Sementara Bupati Madina melalui Kepala Dinas Perhubungan Harlan Batubara SH kepada METRO belum lama ini menegaskan, setiap hari terjadi pelanggaran peraturan di jalan lintas pantai barat terutama kelebihan tonase truk. (wan)
Sumber : Metro_Tabagse

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Tragedi di Itaewon dan beberapa tragedi lain dengan hilangnya ratusan nyawa dalam acara-acara hiburan yang melibatkan generasi muda semakin mengkhawatirkan. Hilangnya ratusan nyawa itu tak dianggap masalah oleh negara. Kasusnya pun tidak terlalu diseriusi untuk diselesaikan. Peluang untuk terjadi lagi selalu ada. Masyarakat tak punya kepastian akan […]

  • Kunjungi Silangitkoi, Ketua Ikanas: Pemerintah Harus Perhatikan Akses

    Kunjungi Silangitkoi, Ketua Ikanas: Pemerintah Harus Perhatikan Akses

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPP Ikanas H. Syaifullah Nasution mengatakan pemerintah perlu memperhatikan akses ke lokasi wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan. Hal itu disampaikan H. Syaifullah ketika berkunjung ke tempat wisata yang sedang viral di Mandailing Natal (Madina), Sabtu (26/3). “Ini untuk menunjang perputaran ekonomi dan meningkatkan potensi kunjungan […]

  • Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang. Borneo-Tapsel “Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata […]

  • KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TNI menyebut status waspada jika selisih suara hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli besok antara pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK hanya di bawah lima persen. "Kalau selisih nya dibawah lima persen kita waspada, kalau di atas lima persen aman," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman usai menggelar teleconference bersama KPU, Bawaslu dan 17 Pangdam […]

  • MH370 terbakar di udara

    MH370 terbakar di udara

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Kepala Keamanan Udara Amerika Serikat (AS), Billie Vincent, mengemukakan sebuah teori yang berbeda mengenai insiden menghilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Vincent berpendapat, pesawat tersebut mengalami kecelakaan akibat kebakaran yang terjadi di ruang kargo. Dia mengatakan, pilot dan semua kru pesawat nahas tersebut sudah melakukan segenap upaya untuk menyelamatkan pesawat tersebut. Vincent, […]

  • Penembak Warga Lingga Bayu Dibawa ke Mapolres Madina

    Penembak Warga Lingga Bayu Dibawa ke Mapolres Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah seorang tersangka penembakan dua orang warga Desa Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Sadikin alias Ucok (37) warga Dusun Koto Pinang, Desa Air Bayang, Kecamatan Lembah Melintang, bersama barang bukti mobil Xenia warna silver BA 1648 AP di Halaman Polres Madina, Panyabungan, Senin (15/10/2012). (berita.S/M Saima Putra)

expand_less