Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

2012, Cetak Sawah Seluas 700 Ha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak


MADINA-
Madina kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat dalam program cetak sawah tahun 2012. Tahun ini, seluas 700 hektar sawah akan dibuka dan luasan ini meningkat dari tahun lalu sebanyak 100 hektar, atau dari 600 hektar jadi 700 hektare.
“Karena memang Madina masih sangat membutuhkan program ini untuk keperluan peningkatan ketahanan pangan, jumlah lahan yang dibuka meningkat dari tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Madina, Taufik Zulhandra SP MM, Senin (30/1).
Taufik mengatakan, program cetak sawah ini nantinya akan meningkatkan produksi beras untuk Madina dengan harapan akan bisa menghasilkan 5-6 ton per hektar untuk panen perdana. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi petani demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan produksi tani.
”Untuk mencapai target pemerintah dalam mencapai surplus beras, salah satu upayanya adalah dengan perluasan dan pengelolahan lahan. Makanya untuk tahun ini kita memperoleh tambahan dari 600 hektar menjadi 700 hektar,” ucap Taufik.
Diungkapkan Kadis, program cetak sawah tahun 2011 lalu seluas 600 hektar di dua desa yakni Desa Tunas Karya Kecamatan Natal dan Desa Banjar Aur Kecamatan Sinunukan saat ini sudah selesai masa tanam dengan jenis bibit yang digunakan Ciherang dan Nekongga. Tiap hektar sawah membutuhkan 25 kilogram. Target panen raya perdana dari program cetak sawah tahun 2011 di bulan April mendatang.
”Kita upayakan bulan April depan akan dilakukan panen perdana,” Sebutnya.
Jika panen pedana selesai, terang Taufik maka musim tanam selanjutnya akan dikerjakan masyarakat secara swadaya masyarakat, dan bukan dari pemerintah lagi.
”Bantuan cetak sawah hanya untuk pembukaan lahan hingga selesai tanam dan pupuk,” tambahnya.
Sementara, sejumlah petani di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu mengaku sangat mendukung program cetak sawah ini. Karena, program ini akan membantu petani untuk meningkatkan hasil produksi tani, mengingat selama ini produksi tani warga semakin tahun semakin berkurang.
”Kalau dibantu pemerintah melalui cetak sawah kami yakin produksi tani kami akan meningkat. Karena, akibat rendahnya produksi sawah kami, banyak yang mengganti tanaman padi menjadi tanaman palawija. Itu disebabkan kurangnya kemampuan masyarakat untuk mengelola lahannya masing-masing,” sebut Panusunan warga Lumbandolok kepada METRO, Senin (30/1. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Martabe Bantu 13 Poktan di Tapsel

    Tambang Martabe Bantu 13 Poktan di Tapsel

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, – PT Agincourt Resources – Tambang Emas Martabe memberikan bantuan pupuk 24,5 ton, bibit padi 7,5 ton dan alat penyemprot 24 unit kepada 13 kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (2/8). Bantuan berupa pupuk, masing-masing kelompok menerima rata-rata 1,5 ton – 2 ton, bibit padi rata-rata 500 kg dan […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 6 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan II (Dapil II) meliputi Kecamatan Kotanopan, Tambangan, Ulu Pungkut, Muara Sipingi, Puncak Sorik Marapi dan Kecamatan Pakantan. Partai Nasdem memperoleh 1 […]

  • Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Cinta ditolak, dukun bertindak! Begitulah kalimat yang dulu sempat popular bagi pejuang cinta yang menabrak akal sehatnya demi mengejar atau juga melampiaskan sakit hati pada lawan jenisnya. Namun saat ini, dukun tidak lagi diminati. Karena mungkin, kerjanya terlalu bertele-tele apalagi jika sampai merogok kocek yang hingga kendor. […]

  • Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-: Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dipastikan tidak akan menerima gelar pahlawan nasional setelah pihak Istana mengumumkan sejumlah nama yang berhak menyandang gelar pahlawan. Bagi Golkar, hal ini hanya merupakan persoalan waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/11). “Saya duduk […]

  • SKPD Pemkab Madina Dirampingkan Jadi 12

    SKPD Pemkab Madina Dirampingkan Jadi 12

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Reformasi birokrasi terus digulirkan Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara. Rancangan peraturan daerah (Rapnerda) tentang penciutan jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama rancangan peraturan tentang retribusi daerah diajukan pada rapat paripurna DPRD Madina, Kamis (11/11/2010). Jumlah dinas daerah yang selama ini 18 unit akan dikurangi menjadi 12 unit saja dengan cara […]

  • Dalam 6 Bulan, 3,2 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan

    Dalam 6 Bulan, 3,2 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing ONline) – Dampak perlambatan laju pertumbuhan ekonomi mulai menghampiri pasar tenaga kerja. Minimnya pembukaan lapangan kerja baru dan pemutusan hubungan kerja (PHK) membuat angka pengangguran di Indonesia melambung. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, hasil survei ketenagakerjaan periode Agustus menunjukkan jumlah pengangguran terbuka di Indonesia menembus angka 7,39 juta orang, naik 220 […]

expand_less